Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

Sarah meraba tulisan tangan pada label yang ia tempelkan di botol Jasmine Sambac, 'Every storm deserves to end with a blue sky-Setiap badai layak berakhir dengan langit biru. Mendadak, Sarah kembali merasakan sensasi panas yang sangat membekukan di dalam ruangan paviliun. Perasaan dingin yang tak biasa merayap ke tengkuknya, seolah ada tiupan angin gaib yang berembus mengincar dirinya, padahal pendingin ruangan saat ia menghidupkan lampu sebelumnya tidak diatur dalam mode berangin. Sarah mencoba bersikap santai, menghirup kembali botol-botol dasar untuk Serein Blue di atas meja, lalu duduk dengan punggung tegak seraya mulai mengatur pernapasannya dengan tenang.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

“Soal bulan madu sepertinya ditunda dulu, soalnya Biru katanya nggak bisa cuti mendadak.” “Nggak usah!” Aku menggeleng cepat. “Kok nggak usah, namanya pengantin baru ya harus bulan madu. Kalian juga butuh waktu untuk saling mengenal.” Ibu Senja menggenggam tanganku, tatapan matanya begitu tulus. “Bu, ini sudah malam.” Biru menegur pelan. “Iya, iya. Ibu tahu kalian nggak sabaran kan,” godanya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Cairan supnya bening keemasan, mengeluarkan aroma harum yang sangat menenangkan. Hidangan keempat adalah Jamur Awan Kristal, jamur langka yang tumbuh di puncak gunung tertinggi Dunia Atas. Teksturnya lembut seperti sutra, dengan warna putih transparan yang memancarkan cahaya lembut. Chen Tianwei sudah duduk di kursi utama. Ia menatap Kael yang baru masuk, lalu matanya melebar sedikit.
1081.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

tanya Arkan dengan tatapan penuh menelisik. "Entah mengapa, sejak kamu memiliki madu, mama merasakan banyak keanehan yang mama rasakan sesuatu yang aneh pada diri Alana." Mama Elly menarik nafas beratnya dan berusaha untuk menenangkan dirinya saat ini. "Maksud Mama? Apa yang Mama rasakan kejanggalan itu?" tanya Arkan mulai penasaran. "Istrimu sepertinya memiliki sesuatu yang saat ini membantu dirinya, Arkan," balasnya dengan menatap wajah Arkan dengan tatapan penuh meyakinkan.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Diminta Menjadi Madu

Diminta Menjadi Madu

Malam ini lain dari malam yang biasanya walaupun udara tetap terasa dingin. Namun, pemandangan di atas sana sayang untuk dilewatkan. Bulan terbentuk sempurna bulat, benderang sehingga langit terlihat terang seperti di pagi hari. Ningroem yang merasa bosan terus-menerus berada di kamar. Meminta Ratna untuk menemaninya ke luar sekedar untuk duduk di bangku taman yang sudah ada di tempatnya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Namun, itu tidak mudah. Disekanya air mata itu. Tekad sudah bulan, akan membuat sang madu tak bisa tenang tinggal di rumah itu. Bayu hanya suami milikknya. Bukan orang yang pantas untuk dibagi. Salah jika Asti lemah di hadapan mereka. Dia menarik napas panjang dan memandang sinis Mawar. Tanpa sengaja tatapan mereka bersirobok. Mawar menyunggingkan seyum penuh kemenangan. Sementara, Asti bersumpah akan membuat dia tidak betah di rumah itu.
1030.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10558 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Menjadi Madu

Menjadi Madu

kata Bik Saroh lembut dengan menggandeng tanganku. "Iya," aku mengangguk sembari tersenyum saat melihatnya. "O iya bik, aku beli madu dan sari kurma buat bibik, diminum ya! Biar bibik sehat!" kataku saat bibik menggandengku berjalan menuju kamar. "Ini!" kemudian kuserahkan madu dan saru kurma dalam botol itu kepada Bibi Saroh. "Terimakasih ya Ning Alifah! Sana masuk kamar, istirahatlah!" kata Bibik padaku.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

“Aku diberikan oleh salah seorang kerabat dekatku yang bersahabat dengan Mpu Bhiantar, namanya paman Waluyo. Dia mengatakan bahwa Cendawan biru ini hanya tumbuh di saat musim dingin saja di daerah puncak pegunungan yang tinggi. Cendana ini harus dipetik setelah mekarnya sebelum matahari terbenam, jika terlambat, maka warnanya akan menghitam dan menjadi cendana beracun.” “Kau benar sekali, Sobat Pendekar.” Abirama mengangguk. “Guru kami juga berkata demikian. Terimakasih banyak atas bantuanmu kepada perguruan Teratai Jingga. Jasa baikmu ini akan selalu kami kenang. Jika suatu hari dirimu menemui masalah di dunia persilatan, kami murid-murid perguruan Teratai Jingga akan sedia untuk membantumu
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai bulan madu di awan biru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada beberapa tempat yang langsung terlintas di kepalaku ketika orang nanya soal nonton 'Bulan Madu di Awan Biru'. Pertama, cek platform streaming besar seperti Netflix atau Disney+ karena mereka sering pegang lisensi film romantis/populer. Kalau nggak muncul di situ, coba Viu, iQIYI, dan Bilibili—kadang ada rilis regional yang cuma tersedia di platform tertentu.

Selain itu, platform lokal seperti Vidio, KlikFilm, atau YouTube Movies kadang punya hak tayang untuk pasar Indonesia. Jika filmnya merupakan rilisan festival, pantau juga situs festival film lokal dan bioskop indie; beberapa judul cuma sempat diputar di festival sebelum masuk streaming global. Jangan lupa opsi resmi jual/beli digital di Google Play Films atau Apple TV untuk kepemilikan permanen.

Kalau perlu, gunakan fitur notifikasi pada layanan streaming supaya kamu kebagian info begitu film itu rilis di wilayahmu. Aku biasanya simpan link resmi dan nonton bareng teman—suasana nonton jadi lebih seru. Semoga kamu segera dapat tempat terbaik buat menikmati 'Bulan Madu di Awan Biru' dan dapetin momen manisnya sendiri.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status