Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Setelah memasukkan kembali pena milik Mu Shenan ke dalam laci meja yang ada disampingnya, Shen Yiyi yang merasa bersemangatpun terlihat merapikan tumpukan kertas-kertas dokumen yang sudah dipenuhi oleh kartun-kartun lucu itu kembali pada tempatnya! Ya, saat ini di setiap bagian kosong pada dokumen-dokumen yang membosankan itu nampak berjejer tokoh anime Mo Dao Zu Shi yang sangat populer, berbagai macam jenis Elf dari film Dragon Nest:The Warriors Dawn, serta tokoh-tokoh populer seperti Taz, Tweety, Scooby Doo, Tom and Jerry, dan juga Snoopy yang terlihat sangat menggemaskan! Luar biasa, bakat seni Shen Yiyi memang sangat mengagumkan sampai-sampai ia sendiri belum menyadari apa yang telah ia
9.8191.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Mempelai Pria yang Tertukar

Mempelai Pria yang Tertukar

Karena nomornya tidak ia kenal. Tunggu... tunggu... ada yang salah di sini. Arimbi memperhatikan lebih detail gambar kartun pada kaos yang digunakan Ganesha. Gambar burung merah dengan alis tebal alias Angry Birds. Sepengetahuannya animasi kartun burung marah itu dirilis pada tahun 2009. Sementara usia Ganesha di sini sekitar tujuh atau delapan tahun. Berarti itu dua puluhan tahun lalu. Mustahil bukan? Jangan... jangan...
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Para siswa memperhatikan lukisan itu. “Apa yang kalian lihat dari lukisan ini?” tanya Guru. “Keindahan lukisan itu,” jawab salah seorang siswa. “Lalu apa lagi?” tanya Guru. Kali ini baik Shandi dan Daisha, mereka sama-sama tidak menjawab. “Terdapat dua hal dalam estetika sebuah lukisan. Komposisi warna yang indah, ada juga pesan tersembunyi di balik lukisan itu. Tugas kalian hari ini, membuat sebuah lukisan yang mewakili dari diri kalian.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Dengan Sepupu Tampan

Pernikahan Rahasia Dengan Sepupu Tampan

Keesokan hari, setelah mengantar Ana pergi menuju kampus. Di ruang kamar pribadi, Aldi tengah mencoret coret tablet, membuat ukiran gambar kartun unik nan lucu disana. "Huh, akhirnya selesai." Begitu hasil desain yang dirancang menggunakan ilusi gambar hidup, Aldi lalu menyalakan laptopnya kembali untuk mengirimkan hasil pada sang klien.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

“Saya ingin gaun yang elegan… tapi tidak terlalu mencolok.” Aku mulai menggambar sketsa cepat di atas kertas. Beberapa menit kemudian aku memutar kertas itu ke arahnya. “Bagaimana kalau seperti ini?” Wanita itu menatap sketsa tersebut. Matanya langsung berbinar. “Ini… cantik sekali.” Ia tersenyum puas. “Saya suka.” Ia langsung mengeluarkan kartu dari tasnya. “Berapa pun biayanya, saya tidak masalah.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

] Tentu saja, ada yang berpikiran positif dan memberikan penilaian mereka secara objektif. [ Aku tidak mengerti mentalitas mereka yang menyebut gambar-gambar ini jelek... Aku mungkin tidak memahami pencahayaan dan komposisi, tetapi kesan pertamaku tidak akan membohongiku! Menurutku, ini indah, tidak hanya cantik, tetapi juga penuh pesona. Meskipun estetika bersifat subjektif, namun menyebutnya jelek, itu terlalu kasar. ]
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Orang yang bertanggung jawab mengangkat matanya, melirik Sembilan Lukisan yang tampak biasa di tangan Jenson dan menggoda. "Bagaimana kau bisa menyebut ini harta karun yang berharga? Maksimal, ini hanyalah sebuah karya seni yang dilukis dengan sedikit bagus." Meskipun Jenson menghargai penilaian estetika pihak lain, dia sengaja membuatnya terdengar Misterius.
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63.0K kali sebagai gambar kartun estetik
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Meskipun orang dalam gambar itu terlihat agak aneh, gambar itu menangkap semua aspek pentingnya, jadi Ning Xi dapat segera mengenali dirinya sendiri. Harta Karun Kecil mengangguk sambil memegang gambar itu dengan gugup, seakan takut dia tidak akan menyukainya. "Indah sekali! Bolehkah aku memotretnya untuk dijadikan wallpaper ponselku?" Ning Xi tidak bermaksud menyanjung Little Treasure — ini adalah perasaannya yang sebenarnya. Dia selalu sangat menyukai seni bergaya Fauve karena kontras warnanya yang mencolok. Melihat gambar Little Treasure dengan pemahamannya yang mendasar tentang seni, dia merasa Little Treasure sudah menguasai gaya tersebut!
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Mahesa Seta menjelaskan, berusaha menguraikan perbedaan estetika tersebut, “fokus mereka tampaknya lebih pada posisi teratai itu sendiri dan kesuciannya yang murni, bukan semata pada keindahan mekarnya. Di tanah Jawadwipa, teratai kerap dilambangkan sebagai keindahan dalam pergerakan, sebuah evolusi. Sementara di sini, keberadaannya lebih pada manifestasi yang telah mencapai tujuan.” Wulung, turut menambahkan pandangannya, “Benar sekali, Kangmas Seta. Jika kita amati, teratai di sini terasa seperti patung, statis dan monumental. Tidak seolah bunga hidup yang akan layu dan kembali mekar, melainkan keindahan yang telah abadi dan mantap.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Padang : Lantai Pertama

Padang : Lantai Pertama

Sahya tidak dapat menyembunyikan rasa keanehan terhadap gaya lukisan manusia primitif. Upik menggaruk kepalanya. "Pada masa itu, manusia belum terlalu memahami nilai estetika, lukisan-lukisan itu mungkin hanya mewakili semacam makna simbolis." "Pernah ada seorang peneliti yang, saat mempelajari mural tersebut, berhipotesis bahwa alasan mengapa manusia pada masa itu membuat mural yang berkaitan dengan perburuan ini di dinding gua atau batu besar adalah agar para pemburu atau pejuang suku tersebut memiliki semangat di dalam hati sebelum berangkat. Atau mungkin ada upacara yang tidak kita ketahui, khususnya mural yang digambar oleh dukun itu," ucap Upik dengan semangat menjelaskan topik ini.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai gambar kartun estetik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status