Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Ini acara wisuda, bukan acara santai di rumah!”
Pak Kais yang sejak tadi diam ikut menyeringai tipis. “Minimal piyamanya jangan yang bergambar kartun, Nak.”
“Nah, itu ide bagus, Ayah. Aku cari gambar yang lucu sekalian,” balas Jingga sambil tertawa.
“Ya ampun—” Bu Binar memijat pelipisnya. “Yang satu posesif, yang satu lagi terlalu santai. Cocok sekali memang.”