WANITA UNTUK PAK IMPOTEN
Tatapan Mela langsung tertuju pada sang sahabat yang begitu cantik dengan balutan kebaya moderen di tubuhnya, dan juga riasan wajah yang tidak terlalu mencolok, tapi menjadikan Sasa begitu elegan.
"Ya ampun Sa, kamu cantik sekali." Mela memuji sang sahabat yang baru saja di tinggal oleh MUA.
Namun, bukannya senang karena sang sahabat memujinya, yang ada Sasa menekuk wajahnya lalu mendudukkan bokongnya di pinggiran tempat tidur.
Mela meraih dagu sang sahabat, ketika melihat Sasa murung. "Ada apa?"
Hot Chapters