Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Satu Juta Dollar Sang Tuan Muda

Istri Satu Juta Dollar Sang Tuan Muda

"Salah, yang benar itu kamu. Bagaimana bisa senja di Medoza melampaui kecantikanmu di mataku?" Mendengar pernyataan itu, Airina hanya tersenyum. Lama ke duanya duduk, hingga selesai sudah lukisan milik Arsen. Pemilihan warna yang tepat dengan kombinasi potret Airina yang memang sangat cantik. "Lihatlah, Sayang," ucap Arsen lirih. Tangannya membalik kanvas hingga menghadap ke Airina. Benar saja, itu sangat cantik!
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Istri Manja Kesayangan Om Arsen

Istri Manja Kesayangan Om Arsen

Iris cokelat itu memindai seluruh tubuhnya mengecek penampilannya yang sudah rapih dengan mengenakan dress berwarna merah yang kontras dengan kulitnya yang bening. Arsen yang baru saja kembali masuk ke dalam kamar, usai menghubungi Asistennya di balkon kamar, melihat gadis itu yang tampak berputar-putar di depan cermin. “Mau berapa lama lagi kamu bertingkah centil seperti itu?“ Arsen menyindir gadis itu, membuat Acha mendengus kesal menatap tajam ke arah pria itu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Dari ruang tamu, sayup-sayup terdengar suara televisi yang menyiarkan berita, dimana Adrian tampak rileks tergelar di sofa. “Bunda, menurutmu gambar ini bagus nggak?” Aruna memotong keheningan, sambil mengangkat lembaran sketsanya itu tinggi-tinggi. Ayla menoleh, matanya berbinar melihat gambar simpel yang menggambarkan tiga sosok—dua orang dewasa dan seorang anak—yang berdiri ceria di depan rumah kecil yang dikelilingi taman bunga. “Wah, ini bagus sekali, Sayang,” puji Ayla, sambil tersenyum lebar. “Ini kita semua, kan?”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Karena masih ada kerjaan pribadi yang belum diselesaikannya, apalagi kalau bukan melukis seperti jadwal yang telah direncanakannya sebelum keberangkatan. Seperti saat ini, Ara sudah siap dengan semua peralatan lukisnya, dan akan berangkat menuju pantai untuk melukis sunset. Sepertinya sunset akan terlihat sangat indah dilukisan. Diparkiran, Ara bertemu dengan Gilang yang memang ingin menemuinya.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Kaya Setelah Dibuang

Kaya Setelah Dibuang

Arin kembali duduk dan mencoba membantu Bayu menyelesaikan gambar desain perumahan milik Bayu untuk dijadikan brosur. "Warna backgroundnya mau pakai ini?" tanya Arin pada Bayu saat mencoba memadupadankan desain brosur Bayu agar pas sesuai keinginan. Bayu yang tidak fokus karena memandangi wajah Arin yang serius bekerja, seketika gugup. "Bagusnya bagaimana?" tanya Bayu berpura-pura.
1077.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

Pemiliknya adalah pria yang saat ini wajahnya berbinar karena kemana-mana sudah ada istri yang menemani, termasuk saat ini. Sepanjang perjalanan, mata Arisha dimanjakan dengan pemandangan hijau tanaman bawang yang tertata rapi dengan sistem teras iring. Cuaca cerah menjadikan taka da kabut yang menutupi hijaunya bukit di sisi kanan kiri jalan. “Boleh saya lihat-lihat ini, Mas?” Arisha menunjuk map hijau yang ditaruh di atas dashboard.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Di Ranjang Majikanku

Di Ranjang Majikanku

Kamar rumah sakit yang semula terasa suram, kini dipenuhi warna-warni gambar hasil karya Ardan. Bocah lima tahun itu dengan semangat memamerkan setiap gambarnya pada Binar yang sudah terlihat lebih segar. "Ini gambar Papa, Kak Bin, dan Ardan di taman! Ini gambar kita naik kereta api!" celoteh Ardan antusias. Binar tersenyum lemah, menatap setiap gambar dengan penuh perhatian. "Wah, Ardan hebat sekali. Gambarnya bagus-bagus."
9.6836.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.8K kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
marwatuljannah59 marwatuljannah59
kapan nikahnya ya Bhaga &Binar? greget bgt, pdhl dibikin nikah aja dlu. Bu Nurma mlh dibikin balik ke stelan awal pdhl dia sudah mulai baik sama Binar. stlh Konflik Daniel kirain mau nikah, ehh malah dtg ms lalu .ingin liat binar bahagia jd istri Bhaga. konfliknya udah nikah aj, tapi yang rinagn² aj
Abah
yang diharapkan Bhaga&Binar segera menikah dan bahagia, tetapi bulan msh ingin melihat Binar menderita. Pdhl bu Nurma sdh mulai luluh, tetapi dgn kejadian tertabrak nya Ardan membuat Binar merasa bersalah bgt dan Bu nurma jadi makin membenci Binar. Bosan dgn alur Celia, koq dia kut bgt
Baca Semua Ulasan
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Jatinegara menggambar lagi di pangkuannya, kali ini dengan warna-warna yang lebih gelap. Lila mengamati hasil gambarnya dengan tenang, meskipun dada terasa semakin sesak. Dalam gambar itu, sosok Arif duduk membelakangi sebuah bayangan besar. Sosok hitam yang tampak lebih tinggi dari semua pohon yang pernah mereka lihat. Dan di belakangnya, seolah menggantung… mulut raksasa yang terbuka, seperti ingin menelan. “Kenapa kamu selalu menggambar ini, Sayang?” tanya Lila perlahan, membelai rambut anaknya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Agak sedikit heran Mara apakah Arsa tak lapar sama sekali. Dewa perang itu memperhatikan ruangan milik Samara. Matanya tertuju pada dua figura foto di meja Arsa. Yang satu gambar Mara menggunakan sutera berwarna biru muda dengan rambut disanggul. Persis seperti Dewi Hara. “Kapan kau menggunakan baju seperti ini?” tanya Arsa. “Oh, itu nggak pakai baju gitu, cuman diedit pakai aplikasi, aku suka terus pajang, kenapa emangnya?”
1028.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 918 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Jangan Mencintaiku Mr. Don Juan

Jangan Mencintaiku Mr. Don Juan

Tentu saja, boleh. Finnley termenung menatap lukisan itu sejenak, lalu berkata, "Lukisan ini menggambarkan suasana senja kemerahan dengan latar belakang hitam, kemudian ada hutan kecil di satu sisi, dan seorang wanita berjalan di tepi pantai di kejauhan. Gelombang laut abstrak tampak bergelora seakan hendak menelannya. Hmm ... bagaimana kalau 'The Turbulent Waves'?" "Ombak Bergelora ... it sounds good! Aku suka itu."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai gambar pemandangan arsiran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status