Di Balik Rupa Burukku
Bibir Aina yang alami tanpa polesan lipstik terasa manis dan membuatnya selalu ketagihan.
Ciuman itu panjang dan panas, Hasan baru melepaskan ciuman itu ketika Aina sudah kehabisan napas, kedua insan itu bernapas dengan terengah-engah, dahi Hasan menempel di dahi gadis itu.
Mereka hanya bernapas sebentar, Hasan kembali memagut bibir gadis itu, kini ciumannya terasa lembut, Aina mencengkeram kemeja lelaki itu dengan kuat, dia tidak berpikir lagi jika kemeja itu akan menjadi kusut.
Hot Chapters