Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as gelo
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Syukur-syukur akhir-akhir ini hilang kontak, eh sekarang malah dipertemukan kembali. "Malam, Joi." Tangan yang hendak menggapai sereal cokelat itu langsung terdiam. Detik kemudian ia mengambil dan memasukkan ke keranjang, lalu mendorongnya seperti biasa. Tidak menghiraukan sapaan tadi tentunya. "Selain ngegambar, lo juga hobi ngeghosting?" Dia mengekor. Decakan halus keluar dari bibir Joita. Ia berkata pelan, "Enyah lo." Kaki dan tangannya terus bergerak sesuai kebutuhan yang diperlukan, walaupun hatinya tidak.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as gelo
Read
+Library
ZOE

ZOE

Kurasa Guru Tami benar, aku mencapai kecantikan tertinggi saat menjadi seorang kunoichi. "Zoe? Kau baik-baik saja?" tanya Kyrene dari pusat komunikasi, "Jangan lupa Hololenz-mu. Tekan tombol di gagang sebelah kanan untuk mengaktifkan." Ah iya, Hololenz. Aku sudah tak sabar ingin mencoba langsung kecanggihan alat pendeteksi jantung yang berdetak dibalik tembok-tembok tebal. "Hampir lupa." jawabku.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 237 Times as gelo
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

panggil Dania dengan sedikit berteriak. Dia menggeleng pelan sambil memasukkan kacang ke dalam mulutnya. Raka tampak memperhatikan Leo yang melompat-lompat di depannya. Mereka bertiga sedang berada di taman safari. Hari ini hari libur, makanya mereka bertiga berjalan-jalan sebentar. “Kakak.. kakak.. lihat itu gajahnya!” seru Leo sambil menunjuk gajah yang mulai tertangkap penglihatannya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as gelo
Read
+Library
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegrepe adalah
seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as gelo
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Ucap ku. “Ya, An, kamu masak apa?” tanya Glo. “Aku masak sayur buncis di tumis kentang sama ikan sampah balado.” Jawab ku. “Humm ... Pasti enak sekali, An! Ingin coba masakkan mu, tapi kamu jauh.” Ucap Glo. “Hmm ... Kamu masak apa, Glo?” tanya ku. “Biasa, tumis sayur kangkung dan sambal tahu tempe kecap.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as gelo
Read
+Library
Lovetta

Lovetta

kata Pelayan mencoba memberikan pengertian kepada Lovetta. Lovetta merasa itu tidak dibutuhkan, dan mengira jika cuacanya tidak akan berubah tiba-tiba menjadi dingin. Ia tahu jika ia tidak butuh menggunakan mantel, karena ia yang merupakan Serigala tentunya memiliki kekuatan yang lebih untuk bisa menahan dirinya adalah sebuah serangan, maka juga langsung menolaknya. "Aku bisa melindungi diri sendiri," jawab Lovetta pada Pelayan. Lovetta sangat percaya diri dan bisa melindungi diri sendiri, melihat kekuatan yang ia miliki tentunya akan lebih mudah digunakannya.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as gelo
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza membuat Yasa terdiam. "Wajah ku memang seperti ini!" jawab Yasa membuat Speranza terkekeh kecil. Speranza mengeluarkan gelang hitam miliknya. Dia kembali memasangkan gelang itu dipergelangan tangan Yasa. Yasa hanya mampu berdiam diri melihat semua yang dilakukan Speranza.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as gelo
Read
+Library
G.A.L.E

G.A.L.E

Matanya nyaris tidak berkedip. Lirihan tersebut masih bisa ditangkap oleh telinga Ben dengan jelas. Ben pun mengikuti arah pandang Gale. Ia melihat hal yang sama. Gadis itu memang cantik, tetapi terasa biasa saja untuk Ben. Ia sendiri tidak mengerti kenapa sahabatnya sampai bisa membeku seperti ini. “Eh!” seru Gale tiba-tiba. Badannya bereaksi dengan cepat seolah ada yang mengejutkannya.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as gelo
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status