TAMING THE BOSS
ajak Allecio disertai gerakan tangan menunjuk-nunjuk menu makan malam di meja.
“Wah! Spesial, nih menunya, Bun,” gumam Om Davis. Kemudian berbicara dengan putranya. “Kev, ini makanan kesukaanmu loh, gule kambing.”
Tanpa tedeng aling-aling, Jameka praktis memejam sebentar untuk menghalau ingatan wajah kambing-kambing yang merumput dengan bahagia. Bagaimanapun, gule itu sudah tidak berbentuk hewan ternak dengan golongan penghasil susu terbaik itu. Hanya berupa potongan-potongan dadu. Ketiban untung, ia tidak melihat tulang-belulang ruminansia[3] itu dalam kuah gule. Membayangkannya saja sudah ngeri sendiri. Hiii ....
Hot Chapters