Terjebak Mantra!
Kata Kanisan, puas.
“Kalau Nia terbangun pasti dia senang mengendarai dengan kecepatan demikian ini.” Ujar Nai, sambil menambah kecepatan moter.
Aku melihat alat pengukur kecepatan moter. Gila! 10.000km/jam. Kecepatan ini sama dengan kecepatan tiga kali jet tempur, bahkan empat kali. Atau, sepuluh kali kecepatan kereta api tercepat di Indonesia. Aku memandang kanan-kiri bergantian, hampir tidak melihat benda dengan jelas. Bahkan, ketika berpapasan dengan moter lain, moter itu tidak seperti moter, tapi baagikan kumbang berlampu.