Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
EVANESCENT

EVANESCENT

gumam Naras. Gadis itu berjalan menyusuri dinding yang terdapat banyak foto-foto. Ia merasa tak asing dengan beberapa foto yang terpajang di sana. Dan benar saja, ia melihat foto gapura pesantrennya terpasang di dinding itu. Seketika ia teringat ucapan Livya waktu di kafe depan bandara dulu. “Perusahaan Grahayasa? Kayak pernah baca di postingan grup angkatan. Itu yang punya masih temen kita loh, tapi aku lupa siapa.”ucap Livya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Dan Alana yang lemah dan naif pun sudah hilang. Aku berdiri di tepi tebing, menatap laut, sebuah kotak putih kecil di tanganku. Di dalamnya adalah pakaian bayi yang telah kupersiapkan untuknya. Sebuah memorial sederhana. Aku menguburnya di titik tertinggi pemakaman keluarga. Dari sana, seluruh Lautan Elaris terlihat, dunia yang tenang diselimuti laut biru, sebuah tempat perlindungan yang melambangkan kebebasan.
56.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

pamit Gayatri. Dalam kesunyian, Sarah terkekeh seorang diri. Ia berjalan tertatih ke sudut kamarnya. Dibukanya kain hitam yang ia sembunyikan. Tawa Sarah kembali menggema, saat sebuah potongan organ alat vital prial yang penuh darah berada dalam genggamannya. "Ganis, selamat menjalani kehidupan barumu tanpa senjata. Sebelum kau bertindak lebih jauh, aku lebih dulu maju sebelum dirimu."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
REINCARNATION

REINCARNATION

“Meskipun Chaiden berbohong atas segala kata cinta yang pernah ia ucap, apa kau akan tetap mencintainya?” Caroline bergeming. Ia mempercayai Aiden, lebih dari apa pun yang pernah ia percayai sebelumnya. Bahkan jika dengan bersama mereka harus meregang nyawa, Caroline tidak pernah menyesal melakukannya. Sementara di halaman belakang istana, tempat macam-macam ritual dilakukan kini sudah dipenuhi dengan orang-orang yang membentuk lingkaran. Mereka mengenakan jubah hitam, menutupi sebagian wajahnya dan hanya menampakkan seringai mengerikan. The Circle Of Life, nama tempat itu. Tempat yang tak pernah Caroline jamah sebelumnya, karena memang bagian dari tempat terlarang. Lantai pualamnya memiliki
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

"Ndasmu ok" "Hahaha" *****
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Akankah kebencian dan kemarahan kembali menjemput datangnya kematian untuk jiwa-jiwa lainnya? Translate: Manggaretek: Gemetar Tapanca: Terpancar Kajamban: Kencing Kurambiak: Senjata berupa pisau bermata satu, melengkung dengan sisi tajam di dalam, memiliki gagang berlubang. Bisa cek g****e untuk penampakannya.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
MONSTER

MONSTER

Gaulnya, kang ghosting. Lupakan, lupakan. "Aw!" Basah. Astaga, apalagi sih ini? Siapa yang menabrakku disaat koridor sekolah itu cukup lega? Apa dia hanya punya mata kaki? Aku mengusap bagian dadaku yang basah terkena minuman yang dibawanya dan sedikit menggerutu. Moodku benar-benar sangat buruk. "Ehhh, sorry! Gue nggak sengaja,"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
Moonbound Deception

Moonbound Deception

A weight that no words could lift. Luna stood beside me, her cold hand gripping mine tightly. Her touch felt like a chain—thin, fragile, but holding all my broken pieces together. Our eyes were swollen with tears. No words could fix this. No embrace could piece our hearts back together. Between us stood a silence that tortured, bound by the same loss. Marcus gave a signal, and the two pack members slowly lowered the coffin into the grave. The sound of taut ropes, wood scraping against soil, and held breaths—all felt too loud in the stillness.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Sebuah kotak kado menggelinding keluar dari tempat sampah tersebut bersamaan dengan sampah-sampah lain. Allen meraih kotak kado tersebut dan dikejutkan dengan apa yang ada di dalamnya. Matanya melebar, merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Sebuah boneka beruang yang sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan diberi noda kemerahan. Itu jelas bukanlah kado yang menyenangkan. “Pyar!!” Suara gelas pecah membuat pria itu langsung menoleh ke arah Bella.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai graveyard
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status