Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Ia justru melangkah tenang menuju sebuah pilar kristal yang berdiri di sudut paviliun kaca—sebuah ornamen yang tampak seperti dekorasi biasa, namun sebenarnya adalah Scribe-Stone, alat sihir perekam yang biasanya digunakan untuk mencatat transaksi perdagangan klan Montclair. "Lady sekalian, saya menghargai keprihatinan Anda terhadap Lady Seraphina." ujar Celestine sembari menyentuh permukaan kristal itu dengan ujung jarinya yang ramping. "Namun, di kediaman Montclair, kebenaran tidak pernah disembunyikan di balik air mata. Sihir tidak bisa berbohong, tidak seperti lidah manusia yang bercabang. Ingin kubuktikan sekarang degan Scribe-Stone?"
9.821.1K viewsCompletedAdded to Library 527 Times as grimoire
Read
+Library
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

*3000 Tahun Yang Lalu* Malam itu, setelah mantra dukun selesai diucapkan, gubuk di hutan gelap itu terasa lebih dingin. Asap dupa hitam masih melayang tebal, membentuk lingkaran aneh di sekitar Empress Miko yang berlutut. Wanita tua bermata buta itu—dukun yang dikenal sebagai Yami no Majo, Penyihir Kegelapan—tersenyum tipis, giginya kuning dan tajam seperti taring ular.
488 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as grimoire
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Buku itu mulai terbentuk, bukan sebagai kumpulan resep, melainkan sebagai sebuah grimoire, sebuah kitab suci tentang perang tak kasatmata untuk merebut kembali jiwa dari semangkuk makanan. “Sekarang… bagian yang sulit,” kata Radit setelah mereka menyelesaikan bab tentang kemenangannya di Kompetisi Nasional. Ia menatap layar, ragu-ragu. “Bagian tentang… dia.” Luna meletakkan tangannya yang hangat di bahu Radit. “Tulis saja apa yang kamu lihat, Dit. Tulis kebenarannya. Biar aku yang membungkusnya nanti.”
899 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as grimoire
Read
+Library
Lahirnya Pengendali Orion

Lahirnya Pengendali Orion

“Aku sudah hidup dengan risiko itu sejak hari pertama dia menjebakku di Moher.” Kembali di reruntuhan gereja Calais, malam telah turun. Kilatan petir menyambar langit kelabu, menerangi wajah Krul yang kini berdiri di tengah lingkar sihir yang ia buat dari darah hewan. Elber berdiri di sisi lain, membaca mantra dari catatan tua dengan suara bergetar. “Dalam nama Cumhail, penjaga sumpah, bukalah jalanmu pada darah yang terpilih!” serunya.
10832 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as grimoire
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Meletakkan jari telunjuk ke bibirnya. Para prajurit Kijo mencari keberadaan Bagas, menelusuri sekitarnya. Tak mungkin seorang manusia bisa menghilang atau menembus benda mati. Hingga suara mereka hilang bagai di telah bumi. "Siapa Anda?" tanya Bagas menatap makhota di kepala makhluk itu. Wajah setengah manusia dan harimau putih. "Kamu tak kenal aku?"
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 708 Times as grimoire
Read
+Library
Ludus

Ludus

Ketika Anna akan membawa piring kotor ke dapur, gerakannya terhenti kala Gibran menegurnya. "Eits! jangan kecapean inget! sini biar aku aja," ujar Gibran membuat Darga mengerutkan keningnya. "Mama sakit?" tanya Darga membuat Anna dan Gibran saling pandang. "Bukannya sakit, tapi ada nyawa lain yang harus mama jaga," jelas Gibran. "memangnya Mama Aga kucing apa Pa sampe ada dua nyawa atau lebih!" dengus Darga membuat Gibran berpikir 'mengapa ia mempunyai anak yang bodoh? padahal Anna dan dirinya pintar.'
104.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as grimoire
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status