Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

Zaara menoleh pada Haidar dan menatap Shafeeya dengan tidak fokus. Melihat Zaara yang tidak fokus, Shafeeya menatap Haidar yang diikuti anggukan oleh Haidar. Melalui isyarat tangan Haidar mengatakan pada Shafeeya Jika Zaara Nadira itu tidak bisa melihat. “Halo, Zaara, aku Shafeeya El Ghani.” Shafeeya mengulurkan tangannya, mengajak Zaara bersalaman. “Salam kenal,”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Rahma menggoyangkan tangannya kekanan kekiri didepan wajah penjaga itu supaya tersadar. "Maaf, disini yang bernama nona Hafsa adalah istri dari tuan kami. Apakah kalian salah orang atau salah alamat?." ucap penjaga itu setelah terdiam lama.
10103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Hatinya juga merasakan hal yang sama, tak berbeda dengan kedua mata yang mulai basah. "Ibu —" bisik Asih lembut. Dia tak lagi mampu menahan gejolak di dadanya dan cepat memeluk tubuh yang terlihat kurus tersebut. Mendengar panggilan itu, mendadak Rosma menatap Asih dalam, lalu menyebutkan sebuah nama. Kini Mariana yang maju, menyentuh lengan Rosma dan menggeleng. "Bukan, ini bukan Siska, ini Kinasih."
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

Tuan Ayyoub menaikkan salah satu alisnya sambil menatap Farouk. "Bukankah namanya Fatma?" Farouk dapat merasakan kekhawatiran di mata Tuan Ayyoub, "sahabatku adalah dokter yang merawat Fatma sebelumnya di Desa Assouira, dia bernama Harun. Semalam dia mengatakan jika dia telah kehilangan seorang pasien yang ciri-cirinya persis dengan wanita ini. Tuan Ayyoub terlihat gelisah, "Tolong jangan katakan kepada siapapun keberadaan kami. Bantu aku untuk menyelamatkan wanita malang ini," pintanya.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai hafsah
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Hudaibah
Baru part awal sudah merasa terbang ke latar yang dibangun sama penulis. Tidak perlu sulit meraba-raba latarnya. Pembaca seperti masuk ke dalam ruang 3 dimensi dan menyaksikan tiap adegan secara nyata. Kendalanya cuma beberapa kata yang salah ketik tapi masih bisa dimaklumi. Sangat direkomendasikan.
Fitria Sulaeman
Syukaaa... Syukaa sekali sama ceritanya Fatma Boussetta ini. Apalagi sama penulisnya. Yang selain cantik, baik hati pula. Hehe. Semua pemerannya juga, aku suka. Alurnya susah buat aku tebak. Bikin jadi penasaran, pengen baca terus dan terus... Pengen tahu kelanjutannya lagi dan lagi. semangat up kak
Baca Semua Ulasan
HUMAIRA

HUMAIRA

"Bunda kenapa di sini?" "Bunda ingin menemani Humaira." Jawab Lintang menahan tangis. "Bunda, apa mereka sama dengan Humaira?" "Iya sayang." "Apa ini kemo pertama?" Tanya salah seorang ibu keluarga pasien yang akan di kemo. Lintang mengangguk. "Yang sabar ya Bu. Ini kemo ke sepuluh untuk anak Saya." Anak ibu itu juga perempuan, berusia sepuluh tahunan. "Sarah namanya." Ucap ibu it sambil tersenyum.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

tanya Haidar. "HAH?!"
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai hafsah
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Pikir Fahri. "Kamu tenanglah, pa. Azizah pasti sebentar lagi akan pulang." Safia, dengan menahan sakit pada bagian dada, dia menenangkan suaminya yang kian nelangsah. Hatinya terus gelisah tanpa arah.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

FlashBack Masa Kecil Safira "Aduuuuh putri Safira yang cantik. Hari ini bagaimana sekolahnya nak?" kata ayah Fira saat menjemput dirinya pulang sekolah. Waktu itu Safira baru hari pertama sekali masik sekolah SD. "Hari ini baik-baik saja sekolah Fira ayah. Tapi ayah, jangan panggil Fira dengan keras-keras dong." "Kenapa kalau ayah memanggil nama anak ayah dengan keras? Tidak boleh?"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai hafsah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status