Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Hakim Ketua mengetuk palu satu kali. Setelah bunyi palu yang dilakukan Hakim Ketua membuat Yasmine berdebar. Reno meraih tangan sang istri untuk menguatkan. Hakim Ketua berucap, "Saudara Terdakwa, silakan berdiri. Saudara Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum Terdakwa, mohon berdiri." Semua yang disebut berdiri. "Hari ini, 5, adalah hari yang telah ditetapkan untuk pembacaan Putusan Majelis Hakim. Apakah Saudara Terdakwa dalam keadaan sehat dan siap mendengarkan putusan?"
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

"Ini bukan perusahaan ecek-ecek. Yang sekretarisnya nulis tanggal saja salah. Laporan pun saya baca tadi masih kurang relevan. Kamu sudah pelajari proyek ini belum?" Ya, ampun. Lila hampir memaki-maki diri sendiri. Tapi, jika dipikir-pikir, gara-gara si bos juga pikirinnya jadi kalut. Siapa suruh ngerjain dia bikin karamel machiato a la cafe yang tidak manusiawi untuk manusia biasa seperti dirinya. "Kamu perbaiki, saya kasih waktu lima belas menit. Kalau gagal, nanti saya kenakan sangsi sama kamu." Ezekiel menarik sudut bibirnya. Senang sekali melihat gadis itu pucat pasi.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

“Tak apa. Semoga Allah menjaga hafalanku, berkat baktiku padamu.” “Aamiin.” Setelah dirasa kering, ia duduk di samping Salman. “Oh iya, Bi. Sekitar dua bulan lagi akan ada tes hafalan 30 juz. Ummi terpikir untuk ikut. Gimana menurut Abi?” “Ya, bagus. Aku mendukungmu.” “Tapi ….” Salman bertanya dengan mengangkat sebelah alis. “Mungkin banyak yang dikorbankan. Makanan untuk sementara kita beli masak saja. Rumah mungkin akan berantakan, juga pelayanan lainnya mungkin ….”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK

Kami mau membuat sambal kecap. “Za, Mbak tinggal dulu mau ngecheck nasi, ya!” Aku menoleh pada Hafiza. Sudah banyak bawang yang kuiris sejak tadi. Apalagi tampak Tante Fatima sudah bergabung juga dengan tim yang kebagian mengipas-ngipasi satenya. “Oke, Mbak.” Hafiza tersenyum dan menaikkan satu alisnya ke atas.
1094.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Humaira (Hati yang Mendua)

Humaira (Hati yang Mendua)

Bibi Syarifah memandangi majikannya dengan kagum. Perempuan yang cantik, pintar dan tidak sombong. Sambil tiduran Humaira mengecek ponselnya. Ada beberapa panggilan tak terjawab dari Emran dan satu pesan dari W******p yang berisi pesan singkat dari Dimas kalau dirinya sudah berangkat kerja. Humaira membalas pesan dari suaminya. [Ya Sayang, aku lagi sakit kepala tidak ke kantor] [Oke istirahat dan minum obat Sayang,]
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

“Doakan hari ini bisa acc, Mas!” Setelah sekian lama Pak Bayu disibukkan dengan istrinya yang sakit, kini sang dosen memberikan waktunya untuk para mahasiswanya untuk bimbingan. Tanpa berpikir panjang Pak Alim langsung menyampaikan kabar tersebut kepada Handa, agar mahasiswa yang selama ini menjadi incarannya bisa segera mendapat acc dari koleganya. “Kalau hari ini bisa acc, kapan kau akan diwisuda?” tanya Satria sambil melihat lalu lalang orang yang berada di luar mobil.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 959 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Aryo mengeryitkan kening, berpura-pura tak mengetahui kenyataan. Lukman kemudian menjelaskan tentang Asih dan kondisi wanita itu yang kini berbadan dua. "Kamu tahu? Padahal Bu Siska udah jelas anak emasnya Pak Hartono, sedangkan si cewek yang hamil itu, cuma orang kampung yang jadi babu di rumahnya," tutur Lukman panjang lebar.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Ssst, Diam Pak Boss!

Ssst, Diam Pak Boss!

"Sorry, your full name, Sir?" "Matthew Saint Harrison."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

"Siap untuk kehilangan kapalmu?" Lorenzo hanya tersenyum sinis. "Kita lihat saja, Raffaele." Permainan pertama yang mereka mainkan adalah poker. Raffaele sudah menyiapkan seorang profesional di meja itu, seseorang yang dikenal sebagai ‘The Phantom’, pemain poker yang tak pernah kalah dalam permainan resmi. Raffaele yakin bahwa Phantom akan mengalahkan siapapun, termasuk Lorenzo.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai hakim bao
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status