KAMPUNG HALIMUN
Argggggggghhhhhh
“TOLOOOOONGGGGG, TOLONGGGGGG, TOLONGGGGG!!!”
Duag, duag, duag
HAHAHAHAHAHAHA
Di tengah-tengah kabut merah yang masih menutupi Kampung Halimun pada malam ini, terdengar kembali suara teriakan-teriakan yang menggema dari manusia yang entah ada dimana. Jujur, aku ingin sekali mengetahui siapa yang berteriak pada malam ini, namun aku yakin semuanya sudah terlambat ketika aku sampai disana, seperti halnya aku terlambat untuk menyelamatkan bapak Toni yang hilang entah kemana.
Hot Chapters