Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembasmi para iblis

Pembasmi para iblis

"Apa maksudnya ini?" Haylin dan Berni nampak tenang. Hanzo menahan diri untuk tidak memutar bola matanya. "Ia jatuh pingsan hanya dengan sekali pukulan. Jadi, bagian mananya yang tidak terkendali? Tolong jangan lupakan fakta jika kau yang memprovokasinya." "Aku hanya ingin mengajarinya sopan santun!" "Oh, maksudmu, mengajarinya bermain pedang? Jangan kau pikir aku tidak melihatmu mengacungkan senjata pada anak yang bertangan kosong sambil mengatakan sesuatu yang kejam!"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Presdir Posesif

Gairah Liar Presdir Posesif

Ziandra menghela napas lega. "Terima kasih… Hanz?" Ziandra membaca nama yang tertera di kalung kecil yang menggantung di leher pria itu. Hanz tersenyum ramah. "Betul. Aku Hanz, kebetulan lewat dan melihat situasi tidak menyenangkan. Kamu baik-baik saja?" Ziandra mengangguk, meskipun tubuhnya masih sedikit tegang. "Ayo, aku tahu kafe kecil di dekat sini. Kamu bisa duduk sebentar, menenangkan diri," ajak Hanz.
1052.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

"Kamu belum tidur? Di Tokyo udah jam 11 malam, kan?" "Belum ngantuk >.<", balas Sakura, disusul satu kata: "Ganbatte!(semangat!)" Heri tersenyum kecil. Lagu “Innocence” dari NoisyCell mengalun pelan lewat earphone-nya. "Arigatou (terima kasih)", balasnya. "Tapi bobo gih. Katanya besok mau jemput di Haneda? Dari Yoyogi harus berangkat pagi loh~"
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Shaburo pun tewas seketika dengan tulang leher berderak patah, dan tanpa bisa bersuara lagi. Ya, Shaburo, tangan kanan Hakeda yang merupakan keturunan ninja terakhir dari moyang Hanzo Hattori telah tewas..! "Ahhh..! Hebat Sanada..!" Hiroshi berseru memuji. "Bagus..!" Kimura menimpali. 'Bagaimana bisa Elang mengetahui, jika Sanada belum mengeluarkan ilmu terbaiknya..? Sepertinya ada sesuatu hubungan antara Elang dan ninja hebat itu', bathin Nanako heran.
9.964.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Hantu Vila

Hantu Vila

“Halo Ngga, mbak sudah menelpon bapak,” “Gimana mbak? Bener kan ibu habis liat pocong?, Bener kan kata Angga?,” Cerocos seorang pemuda memotong ucapan Hanum begitu saja. “Siapa yang bilang begitu?,” Ucap Hanum kesal karena Angga memotong kata-katanya begitu saja. “Bapak kan?,” “Mbak belum bilang begitu. Kamu tiba-tiba aja motong ucapan mbak gitu aja,"
9.917.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
JandA

JandA

tanya pria itu lagi. Pria yang memakai jas serba hitam di sebelah pria itu pun segera memberikan ponselnya dan tanpa diduga, sim card yang ada di ponselnya dicabut dan dipatahkan oleh pria yang membawa Aline ke kamar. "T-Tuan Baron?!" kejut pria yang juga asisten pribadi dari pria yang bernama Baron Ansel Arsenio itu. "Beres, kan? Sekarang Tuan Daniel tak akan bisa menghubungimu lagi." Tandas Ansel menguarkan senyumnya.
105.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Ibunya Aruna cemas, aku melihat ekspresi wajahnya yang pucat. "Tunggu, ada berita lain yang menarik." Rai membacakan isi berita itu. "Jarot sudah ditangkap oleh Same, dia dikurung di penjara bawah tanah sekarang, tapi pengganti Jarot sudah hadir, dia bernama Hanzo, berhasil membunuh satu keluarga bangsawan di ibu kota Kerajaan Manggo. Harga buronannya 1000 Greal, jauh lebih kecil dari Jarot."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai hanabi hanzo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status