Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HYANG YUDA

HYANG YUDA

Dari puncak gunung di dekat tempat terjadinya perang, Hyang Yuda hanya duduk diam sembari memperhatikan bagaimana jalannya perang yang sedang terjadi. (1)Hyang dalam bahasa sansekerta memiliki arti Dewa. (2)Yuda dalam bahasa sansekerta memiliki arti Perang. Di sampingnya, duduk Hyang Marana(3) dan Hyang Tarangga(4) yang sedang mencatat jumlah kematian yang datang dan takdir manusia yang akan bertahan hidup. Hyang Marana menghitung jumlah manusia yang satu persatu mati sejak dimulainya perang dan kini hitungannya sudah mencapai angka 500 atma(5). Sedangkan Hyang Tarangga sedang membaca buku besar miliknya dan dengan cepat menandai nama – nama manusia yang memiliki takdir mati di dalam perang
104.6K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Hanabi menghela nafasnya. Zero yang melihat lawannya menyarungkan pedang, ia pun ikut menyarungkan pedangnya kembali. Zero melihat ke arah pria yang tadi menyerangnya dan menyeringai. Zero memang tidak merasakan adanya aura membunuh pada pria itu. Oleh sebab itulah Zero tidak menyerang balik. Zero juga tahu kalau pria itu memiliki hati yang baik. Kemudian karena merasa bersalah, Hanabi langsung membungkukkan tubuhnya di dihadapan Vivi.
934.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Kesalahan Semalam: Manisnya Suami Triliuner!

Kesalahan Semalam: Manisnya Suami Triliuner!

kata Ellena sambil menyerahkan buku daftar menu pada Hanzero. Hanzero mengambil buku menu, membaliknya, lalu bertanya kepada pelayan, "Berapa banyak hidangan yang kami pesan?" Pelayan itu dengan sopan menjawab, "Tuan Hanzero, Anda hanya memesan satu hidangan." Hanzero terkejut, "Hanya memesan satu hidangan? Hidangan apa itu?" Sang pelayan menjawab, “Kubis goreng.” Hanzero terdiam dan alisnya berkerut dengan keras. Dia mengangkat kepalanya untuk melihat Ellena, "Kamu hanya memesan sepotong kubis?"
9.568.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Sebening Cinta Anne

Sebening Cinta Anne

Derit suara kursi yang beradu dengan ubin membuat Anne menoleh. "Hanz," Anne beranjak tergesa kearah Hanzel. "Udah lama?" "Cukup lama untuk menanak nasi jadi gosong," Anne menahan senyum mendengar jawaban Hanzel. Sebenarnya dia mau menjawab, bahwa Hanzel ahli dalam menggosongkan nasi. Tapi melihat raut muka Hanzel sudah ga enak dilihat, sepertinya bukan saatnya dia menanggapi dengan bercanda.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Dia merasa Langit tidak main-main dengannya. "Oh ya? Apa itu? Cepatlah!" Langit urung mengayunkan pedangnya. "Bebaskan aku, dan aku akan beri tahu apa yang ku ketahui tentang Silent Hill, Golden Table dan Royal Knight! Apapun yang kamu inginkan!" Hanzo kembali mengajukan negosiasi untuk hidupnya. "Aku tidak berminat! Kamu sudah banyak menyusahkan orang banyak, mungkin hanya kematian yang bisa membuatmu sadar akan segala perbuatanmu ini!"
9.272.3K viewsOngoingAdded to Library 2.8K Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Handa

Handa

Marini meraih tangan Hanin, seakan menariknya keluar dari kamar. Hanin menutup pintu kamarnya dan mengikuti Marini menuju ruang makan. Di ruang makan tampak Handa dan Gunadi duduk berdekatan sudah menunggu di meja makan. Hanin dan Marini segera duduk di salah satu kursi di ruang makan. Hanin menatap tajam ke arah Handa. Marini menyentuh tangan Hanin untuk menenangkannya. Handa berusaha untuk tidak menatap Hanin, bukan karena ia merasa bersalah atau takut, tetapi lebih karena ia menghindari provokasi Hanin. Handa hanya ingin menikmati makan malam dengan tenang, makan malam bersama keluarganya, apalagi menu yang dihidangkan Marini malam ini adalah masakan kesukaannya yang sudah lama tidak ia n
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 724 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

Lelaki tua bernama Karno itu langsung bertanya dengan nada tak sabar usai mendengarkan cerita panjang lebar Sri. “Perempuan bernama Agnia itu, Mbah,” sahut Sri. “Apa kamu bawa fotonya?” Sri tak segera menjawab. Sepertinya dia sedikit kebingungan dengan pertanyaan itu, hingga harus menoleh ke arah sahabatnya yang duduk mendampingi di sebelahnya. “Ada Mbah, di HP dia.” Atun membantu menjawabnya. “Kemarikan,” kata Mbah Karno. Tangan kirinya terulur, sementara matanya tak sedikit pun menatap, baik ke arah Sri maupun Atun.
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Devano Lauder

Devano Lauder

Hanabi tidak mengikuti perkelahian dia hanya memfoto semua kejahatan yang sedang di lakukan oleh Emillio, dan di bantu oleh Nana. Untungnya Lauder dan Alexs menang karena mereka sesuai 2 lawan 2, karena anak buahnya Emillio tidak sadar karena reaksi obat tidur itu, akhirnya Lauder dan Alexs mengikat Emillio dan Franco. Dengan nada yang marah Alexs bertanya kepada Emillio. "Apa tujuanmu untuk menyerang mansion Lauder! Dan lebih cupunya lagi kamu menyuruh perempuan di mana akal mu!"
106.9K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

mungkin bisa jadi? Sakura tersenyum kecil dan bertanya dalam hati, “Hobi Heri apa ya...?” Setelah sekitar 19 menit berjalan kaki, mereka tiba di Isomaru Suisan, sebuah izakaya khas yang ramai. Mereka duduk di meja panjang untuk enam orang. “Draft beer tiga, highball dua… Sakura-chan, kamu mau apa?” “Chuhai Yuzu, satu aja,” jawabnya. Cukup satu. Dia tidak ingin kehilangan kontrol. Besok pagi dia harus bangun tepat waktu—harus.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
Hayu

Hayu

Hayu menghempaskan tangan Candra, “Ish apaan sih, Ndra, kamu pikir aku cewek apaan.” “Habis kamu menggemaskan sih, kalau dulu aku nggak berani godain kamu, karena kamu masih hak milik orang, nah sekarang kan statusmu sudah HGB.” Hayu mengerutkan keningnya, alisnya bertautan, dia menatap Candra dengan penuh selidik, Candra yang sesekali menoleh pun tak sanggup menahan tawa melihat tampang Hayu. “Kamu pikir saya ruko, jadi statusnya HGB.”
105.1K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as hanabi dan hanzo
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status