Ibu Susu Bayi Kembar Pengacara Dingin
Dengan satu tarikan napas, diaa merapatkan rahangnya dan mundur sedikit, lalu menendang pintu itu dengan sekuat tenaga.
Pintu bergeming, masih tetap terkunci. Napas Barra makin memburu. Dengan keganasan yang tidak terbendung, dia kembali mendobraknya, sekali, dua kali, tiga kali ….
Pintu akhirnya terbuka. Tanpa pikir panjang, Barra menerobos masuk.