Suami Bayaran
Ting
Pintu lift terbuka dan Rangga segera keluar dari lift, menuju ke depan rumahnya yang terletak tidak jauh dari lift tersebut.
Tok tok tok
Ia mengetuk pintu lebih dulu dan menunggu Abel membukakan pintu untuknya.
Tok tok tok
Ia mengetuknya lagi, setelah beberapa saat menunggu.
Tidak ada kehadiran Abel untuk membukakan pintu.
‘Bisa-bisa aku tidur di depan pintu,’ keluhnya dalam hati.
Cklek
Pintu terbuka dan Rangga segera masuk.
“Bu, maaf … saya pulang terlalu larut dan membuat ibu menunggu terlalu la … ma—“