Series Hutan Larangan
Lagi mata hitam kelam itu berkedip dengan sangat cepat.
“Iya baiklah, bayangkan di mana tempatnya,” ujar Arya, lalu Mita mengarahkan telunjuknya pada layar besar di gedung pencakar langit.
Ketika orang-orang di sekitar sibuk dengan diri masing-masing, Arya menghilang membawa Mita berdua menuju ke Gunung Fuji secepat yang ia bisa. Istri mudanya membuka mata ketika merasakan butiran salju mulai jatuh di atas kepalanya. Dua orang itu tak membutuhkan jaket, mantel tebal, penutup telinga, topi rajutan, juga sepatu khusus untuk menghalau dingin. Panas tubuh masing-masing telah cukup sebagai peredam dingin salju yang terus turun.
Bab Populer