Pendekar Semprul
Dan kabut perlahan tersingkap… menampakkan jalan batu menuju puncak gunung tua di timur: tempat di mana Ratu Darah Hitam menunggu.
Kabut menyingkir perlahan, seperti tirai yang enggan dibuka. Di hadapan mereka, terbentang hutan yang berbeda dari segalanya yang pernah mereka lihat—Hutan Bayangan Tiga. Pohon-pohon di dalamnya menjulang tinggi, kulitnya hitam mengilat seperti arang, dan daunnya berwarna ungu gelap, menggantung seperti bulu kelelawar. Tak ada suara burung. Tak ada angin. Hanya desiran samar, seperti bisikan yang menyelinap dari dedaunan.
Jaka Warangan berdiri di mulut hutan bersama Sura dan Tarno.
Hot Chapters