Teror Ghaib
kata Emma, “selama ini setiap mahluk astral itu berulah aku selalu tidak bisa menahan setiap gerakannya.”
“Kamu pasti bisa, Emma,” kata Tony, “walau awalnya mungkin emang sulit. Kalau kamu mau berusaha terus, pasti bisa.”
Emma mengangguk. “Thanks ya,” katanya.
***
Desy memejamkan mata selagi laki-laki berumur empat puluhan itu menikmati tubuhnya. Sebenarnya, dia tidak merasakan apa pun, bahkan lebih ke jijik dengan dirinya sendiri. Tapi dia butuh uang. Dia tak punya pilihan lain.
Hot Chapters