Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Tubuh Kanza langsung merinding mendengar suara berat itu, ini lebih cepat dari dugaannya. - To be continued -
109.9K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as rushed
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Runi tak merasa tersinggung dengan kata-kata yang diucapkan oleh Dimas, karena memang ia sadar bahwa ucapan Dimas memang benar adanya. "Lo nungguin Gue karena Lo mau nganter Gue, kan? Ayo jalan, Gue capek banget kalau harus jalan kaki sampek rumah," kata Runi yang langsung naik ke atas sepeda motor milik Dimas. Karena memang tujuan Dimas ingin mengantar Runi, akhirnya Dimas pun meminta Runi untuk memakai helem dan langsung mengemudikan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as rushed
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as rushed
Read
+Library
Rasa

Rasa

ledek Ataya sedikit menyenggol lengan Kyra. "Hiih, bukan fans ah. Buruan hayuk ngantri, keburu makin panjang." Kyra menarik tangan Ataya dan mengajak nya untuk mempercepat langkah agar bisa tiba di kamar mandi jauh lebih cepat. "Astagfirullah, yang sabar toh mbak." Ataya terkejut mengetahui tangannya tiba tiba ditarik paksa oleh Kyra. ***********************************
104.3K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as rushed
Read
+Library
BOSSY

BOSSY

Gadis kurus itu semakin berkeringat karena merasa pengap terjebak di antara orang-orang bertubuh besar yang juga memakai pakaian formal sepertinya. Bus tiba-tiba ngerem mendadak, lalu kembali melaju. Membuat gadis kurus itu tak bisa menahan tubuh dan oleng, ia menabrak bahu seseorang dihadapannya yang dibalas dengan dorongan balik di bahunya. Membuat gadis kurus yang belum bisa menahan keseimbangan tubuh itu terdorong kebelakang dan kembali menubruk seseorang di belakangnya.
107.2K viewsOn holdAdded to Library 179 Times as rushed
Read
+Library
Reset

Reset

BRAKKKK Kasar, Saka menendang triplek yang ada di depannya. Dia bangun, langkahnya cepat, menghampiri gadis yang terkejut melihat tiba-tiba ada Saka disana. Tanpa ijin, dan kejadiannya begitu cepat, Saka merampas kamera dari tangan gadis itu lalu membantingnya. PRAKKK "KAMERA GUE!" gadis itu berteriak histeris, panik buru-buru mengambil kembali kameranya, tapi telat. Lensa kameranya sudah pecah.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as rushed
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

Tak ingin beranjak barang sesenti dari rumput-rumput hijau dan segar itu. Tetesan air dari langit semakin menjadi. Gerimis kian melaju, ditambah hembusan angin dari alam yang membuat suasana mendingin. Beberapa puluh detik kemudian suara tumpahan milyaran air terdengar kencang... Breees! Hujan deras dan angin menggila. Rasa dinginnya pun menebal di sekitar tubuh gadis itu. Namun lebih tebal kelakuan Diana yang tak memedulikan betapa pentingnya arti kata sehat.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as rushed
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

ujar Yasa membuat Speranza menggeram. Yasa menggendong wanita itu membuat Speranza semakin marah. "Jangan sentuh wanita itu! Aku tidak menyukainya!" Marah Speranza. "Cepat buka pintu mobilmu!" Titah Yasa. "Ti—" "CEPAT!" ****
102.7K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as rushed
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Sarah malah semakin menjadi-jadi, dia bukan hanya membuat mobil tersendat-sendat tetapi juga melakukan akrobat mobil dengan cara hendak menabrak apa saja yang ada di jalanan. Andri melotot dibuatnya, dia harus segera menghentikan Sarah sebelum sesuatu terjadi. “Mau kamu apa? Berhenti!” Sarah tetap tidak menggubrisnya, Andri kembali bersuara, “dasar tuli!” Saat itu juga Sarah mengerem mendadak yang mengakibatkan mobil nyaris masuk got. “Wow mulut Anda.” Sarah membuat ekspresi kaget yang dibuat-buat.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as rushed
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Motor yang melaju dengan kecepatan tinggi itu tempat mengarah ke depannya. Kedua bola Safa melebar Tenggorokannnya sudah tak mampu bersuara, hanya dalam hatinya meronta meminta pertolongan dan menangis sejadi-jadinya. Safa berusaha untuk bergerak, menggusrak kakinya ke aspal hingga lecet dan berdarah. Tampilan roknya sudah semakin koyak. Detik... demi detik... Motor trail yang ditunggangi Arjuna akan menghantam tubuh mungilnya. Mungkin jiwanya tak akan selamat, jika selamat pun Safa akan mengalami kelumpuhan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as rushed
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status