Dear Helva
Mata Heni terpejam kala ingatan tentang sosok itu yang berlutut di hadapannya, memohon segala hal yang telah terjadi, mulai dari penyelamatan, lalu pengorbanan, dan janji.
“Mama, kenapa diam? Katakan sesuatu untuk membatalkan perjodohan itu. Aku tidak mau, Ma. Aku sungguh tidak siap terikat dengan seseorang,” kata Helva mengguncang tubuh sang ibu yang hanya mampu diam.
“Mama tau, Helva, Mama tau. Tapi, Mama tidak bisa membatalkannya,” aku Heni.
Capítulos em Alta