Lebih Dari Sekedar Pernikahan
“Ra, my wife, bikinin gue kopi, dong. Masakin yang enak juga ya. Kamu tahu makanan kesukaanku kan? Ya, nasgor.”
Rangga terkekeh geli dengan keisengan nya sendiri.
Namun Rangga tak menunggu balasan, karena sekarang ia harus segera mengambil air wudhu dan bersiap menuju musala terdekat, sebelum iqamah dikumandangkan.
“Emangnya bener ya, Ngga, kemarin kamu nikahan?” seorang jamaah laki-laki berperut buncit alias tetangganya bertanya, saat Rangga keluar dari musala.
Hot Chapters