Young Summer
Tidak peduli jika dia lebih muda sembilan tahun dariku, dia tetaplah pria yang aku cintai, yang bersedia menunjukkan rasa cintanya padaku, yang menginginkanku sebesar aku menginginkannya.
“Aku juga mencintaimu, Tobias,” sahutku mengangkat wajahku, dan dia mencium bibirku dengan lembut.
Ya, inilah priaku, yang memberikan warna lain pada ruang abu-abuku, yang mengajariku untuk tidak menolak cinta, seperti apa pun bentuk cinta tersebut. Inilah priaku, ceria dan hangat seperti musim panas, yang senyumnya begitu menular, dengan mata biru sewarna langit yang mampu menenggelamkanku dalam dunianya. Dialah Tobias. Pria musim panasku.
Young Summer….
TAMAT
Hot Chapters