Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Tuan Huang tertawa, "Hanya sekitar sepuluh km jauhnya, nanti panggil saja paman, memanggil Tuan Huang terlalu formal!" "Paman, Anda benar dari desa Heishan?" Jiang Xi cepat mengganti panggilan. Tuan Huang, Huang Guizhi. Baru sekarang dia menyadari, mereka punya nama belakang yang sama, mungkin masih kerabat jauh atau dekat. Saat itu dia tidak melihatnya. Tak disangka Tuan Huang ternyata berasal dari desa yang sama dengan ayahnya yang tidak berguna itu. Jika bukan karena disebutkan lagi, dia hampir melupakan pria tidak berguna itu.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as huang hua
Read
+Library
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

jawab riang Kwee Seng membalas sapaan ramah Guang Fei Yang, yang merupakan seorang Alchemy di Kekaisaran Xu. "Kemana Huang Xin?" tanya Guang Fei Yang. "Tak biasanya kamu tidak bersama istrimu, justru kamu membawa anak ini." Lanjutnya sembari mengarahkan wajahnya kepada Ho Xiuhuan untuk menunjukkan bahwa Ho Xiuhuan lah yang dimaksud olehnya. Lalu dengan cepat wajah dari Guang Fei Yang mendekati telinga dari Kwee Seng dan berbisik, "Saudara Kwang, kamu tidak sedang mengangkat anak 'kan?" candanya.
1039.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as huang hua
Read
+Library
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

tukas Halima penuh penakanan, namun tetap memberi Hayati cuan. “Gitu dong!” Hayati tersenyum gembira. Matanya berbinar saat Halima menyodorkan uang kertas berwarna merah muda dengan lima nol dua lembar. Uang itu kemudian ia masukan kedalam branya yang berbusa montok. “Ah, itung-itung tambahan uang susu baby,” imbuh janda murahan tersebut. “Cepat katakan! Kabar apa yang kau bawa ini.” Tampak Halima tak sabar lagi untuk mendengar kabar yang di bawah oleh Hayati.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as huang hua
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

tanya Yang Feng dengan napas tertahan. Wanita tadi yang memperkenalkan diri lebih dulu. Agaknya dia sudah tertarik dengan ketampanan Long Wei sehingga saat ini dia sengaja membusungkan dada agar Long Wei bisa melihat lebih jelas. “Aku Han Rui, kau pasti sudah tahu namaku. Tapi, biarlah kuperjelas. Julukanku adalah Mawar Berdarah dari Perguruan Ular Darah.” Sosok tinggi besar botak tadi menjura hormat. “Aku Mu Lin Dong, murid kepala dari Perguruan Ular Darah.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as huang hua
Read
+Library
Gardenia

Gardenia

Saat kakinya memijak jalan setapak, ia berseru senang seakan baru saja memenangkan uang bernilai besar, membuat orang-orang yang berjalan di sekitar hutan memandangnya heran sebelum tertawa kecil. "Apa kau baru kembali dari mencari jamur dan buah-buahan seperti biasanya, Gardenia?" tanya seorang wanita tua dengan ramah. Di samping wanita tua itu terdapat seekor anjing Saint Bernard. Gardenia tertawa kecil dan mengangguk pelan. "Hum, wanita menyebalkan itu seperti biasa memintaku untuk mencari jamur serta buah-buahan di hutan. Padahal jika ia memberikanku uang, aku bisa mendapatkannya dengan mudah di pasar. Dasar wanita yang pelit," ucap Gardenia kesal.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as huang hua
Read
+Library
Alice

Alice

ujar Alice . "Alice memang sahabat The best." Jawab Dahlia Farannisa yang biasa dikenal dengan panggilan lia. Lia siswa polos diantara Anggota Angle Wing lainnya. "Ya elah lu mah bilang Alice baik kalo ada maunya doang," Sambung Gauri Cherry Agasha yang biasa dipanggil Auri. Auri anak paling bar - bar di Angle Wing.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 211 Times as huang hua
Read
+Library
Handa

Handa

Flashback off Handa mengalihkan pandangannya dan menarik nafas dalam-dalam. Dia menundukkan kepalanya, bulir-bulir bening air mata menetes di pahanya. Handa mengusap air mata di pahanya, dengan sedikit gerakan maju tangannya sudah mengepal, lalu memukul pelan pahanya berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri. Handa mengangkat kepalanya sambil menarik nafas dalam-dalam, dengan punggung tangannya Handa menyeka air mata yang telah membasahi pipinya, lalu pandangannya kembali beralih keluar jendela menyaksikan pemandangan alam Laut Jawa yang indah. Handa melepas ikatan rambutnya lalu menggunakan ikat rambutnya sebagai gelang di tangan kirinya, ia mulai menyandarkan kepalanya lalu melemparka
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as huang hua
Read
+Library
Perangkap Cinta TUAN CEO

Perangkap Cinta TUAN CEO

Seolah Aurora begitu mempesona hari ini. Kini keempatnya duduk bersama dengan secangkir gelas dan dessert manis. Mr. Huang tertawa kecil sambil menyesap tehnya, lalu menoleh ke arah Rafael dan Aurora dengan sorot mata penuh rasa ingin tahu. Dengan bahasa Mandarin yang cepat dan nada santai, ia bertanya kepada Aurora, “Nǐmen kàn qǐlái zhēn de hěn bānpèi, wèishéme bù gāncuì jiéhūn ne?”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as huang hua
Show Reviews (6)
Read
+Library
ida Sari
Aurora harus menanggung kesalahan ayah nya yg menipu Rafael jd harus menjadi tawanan di rumah nya dan harus menjadi pelayan,,yg awal nya di benci justru Aurora di cintai Rafael sangat dalam skr.. cerita yang sangat menarik..
Elly Julita
novel yg bikin greget dan penasaran tiap bab nya,, konfliknya bisa di Terima dengan akal jadi nyambung,, ini karya nya Ziya Khan yg keberapa aq gak tau pokoknya aq baca semua karya nya karna sebagus itu,,
Read All Reviews
Pedang Guntur Kaisar Kematian

Pedang Guntur Kaisar Kematian

Namanya adalah Huang Xia, dan dia adalah seorang pejuang wanita Tangguh. “Apa yang kalian lakukan di sini? Pasukan ini sangat berbahaya!” Teriak Huang Xia seraya terus melawan pasukan tersebut dengan pedangnya. “Kami juga mencoba melawan mereka. Kami butuh bantuanmu,” ucap Fang dan mengeluarkan pedang sungguhan miliknya. “Baiklah, mari kita bekerja sama. Kita harus menghentikan mereka sebelum desa kita benar-benar hancur.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as huang hua
Read
+Library
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

“Apa yang hendak engkau katakan sesungguhnya pada kami?” Huang kembali membungkukkan badannya sebelum berkata, “Saya, Huang Fang Yin, keponakan Kaisar Taizong penguasa Tiongkok. Saya tidak akan membiarkan per―perbuatan tercela saya ini merusak reputasi beliau.” Kembali dia melirik sang kekasih. Dan Feng, lagi-lagi menganggukkan kepala, memberikan dukungan penuh atas apa yang akan diutarakan Nona Huang.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as huang hua
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status