Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akibat Sumpah Sebelum Menikah

Akibat Sumpah Sebelum Menikah

timpal Husein. Faqih mengangguk sejenak. "Kalau gitu kami permisi dulu, ya, Bib, Aisha, Pak Yai." Dia membungkuk, lalu beralih pada Akmal yang sejak tadi bergeming di sampingnya. Terpesona menatap Aisha dalam pakaian serba hitamnya. "Jaga pandanganmu, Anak Muda," cibir Faqih yang meniru ucapan Akmal beberapa waktu lalu. "Inget kata abi, tundukkanlah pandanganmu saat berhadapan dengan lawan jenis yang bukan mahram."
1049.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Yusha
melipir, ngadem di lapak fariz-uci, yg tingkahnya bikin gemezz² manja.. daripada gerah mikirin lapak sebelah. sampe eyke kena tegur di tempat kerja. mas fariz emang yg terbaik terlope lope, kek othor.
Nurul Khomsiyah
Buku ini keren, alur cerita menarik dan tidak monoton. Rekomendasi buat yang suka cerita novel yang menarik dan berbumbu islami teman-teman. Tokoh dalam cerita yang saya kagumi yaitu mas Fariz :) Thanks banget buat kak author *Dwrite* Semangat terus tuk nulis buat kita-kita para readers ya kak. ;)
Baca Semua Ulasan
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Ya udah, satu lagi saja. Ini sangat mudah, lanjutkan oleh Teteh! Pakadzabuhu pa’aqoruha fadamdama ‘alaihim rabbuhum bidzanbihim passawaha …” Rasyid kembali membacakan salah satu ayat surat pada juz tiga puluh. “Wala yakhofu ‘uqbaha,” jawab Salwa kemudian. “Betul sekali,” sahut Rasyid dengan tersenyum lebar. “Surat apa?” “Asy-Syams, lima belas ayat.” Salwa mulai merasa jenuh. “Sekarang kita main tebak-tebakkan. Giliran permainan Teteh yang harus Rasyid ikuti.”
10147.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Baca
+Pustaka
Menjadi Janda di Malam Pertama

Menjadi Janda di Malam Pertama

pesan ummi Fahira. dr. Ahmad kembali mengangguk, masih dengan menggenggam tangan umminya, ia mengeluarkan ponsel yang sudah diatur mode pesawat, kemudian membuka Al Qur'an dalam androidnya, lalu dengan suara bergetar mulai membaca surah ash-shaffat sesuai permintaan umminya. Tangan ummi Fahira yang pucat itu terasa dingin, dr. Ahmad pum mengeratkan pegangan untuk mentrasnfer rasa hangat.
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Baca
+Pustaka
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Makanan yang akan mereka santap bersama-sama di surau. Setelah itu, kemampuan membaca Alquran Kamsiah dan teman-teman kecilnya diuji di hadapan majelis surau. Peristiwa puluhan tahun yang lalu, tapi masih terasa segar di ingatan Kamsiah. Bagaimana dengan fasihnya ia membacakan surah At-Tin sebagai surah yang ia pilih untuk dilantunkan di hadapan banyak orang. Lantas, kenapa saat ini ia bisa mengingkari makna dari Surah itu?—tentang kesempurnaan manusia. Bahkan ia telah keluar terlalu jauh dari jalurnya.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Baca
+Pustaka
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Leo berbicara sambil menaburkan taburan kelopak bunga diatas pemakaman Khansa. Segera ia membacakan surah-surah Al-Qur'an dikhususkan untuk almarhumah yakni Yasin, Al-Waqi'ah dan Al-Mulk ia bacakan dengan penuh kekhusyuan. Namun setelah selesai membaca Al-Qur'an, tiba-tiba air matanya menetes membasahi kitab suci yang ia pegang. Seluruh tubuhnya gemetar termasuk hatinya juga. Entah kenapa saat ia usai membacanya, ia dilanda rasa cemas. Cemas karena ia telah mendapatkan sebuah pentunjuk. Terlintas di pikirannya itu kesahalan yang belum ia perbaiki.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Baca
+Pustaka
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

"Bagus. Sekarang lanjut." Rey menatap mushaf dengan serius, mengerutkan dahi. Huruf-hurufnya seperti saling tumpuk. Kepalanya agak pening. "Ar-Rahman..." ia membaca dengan perlahan. "Allama... Qur’ana... Khalaqal insan..." Atmajaya menatapnya lekat. "Bukan ‘khalaqal insan’, tapi ‘khalaqal-insaan’. Panjangin dikit."
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai hukum bacaan al syamsiah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status