Malam Pertama dengan Janda Anak 2
Hakim masih memperhatikan wajah bu guru Mimi yang sangat manis itu.
"Oh, begitu, baik, Om. Izzam nya sudah boleh dibawa pulang. Saya juga kebetulan mau pulang."
"Bu Mimi ikut Izzam aja. Boleh kan, Om?" Izzam menatap Hakim.
"Oh, boleh, ayo, saya antar sekalian Bu. Gara-gara saya telat jemput, Ibu jadi telat pulang ya. Maafin saya, Bu. Ayo, mari, saya antar saja." Hakim tersenyum begiu lebar. Wanita bernama Mimi itu nampak ragu, tapi kemudian ia mengangguk.