Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!
Berdiri di samping Jihan yang tetap duduk di kursinya, dengan secangkir teh bunga melati yang tersisa setengah, masih bertaut di jari-jemari lentiknya, … Zelvin lekas melanjutkan kalimat dalam ucapannya, dengan mengalunkan kata-kata yang lembut.
-“Jika kamu dibenci oleh satu orang, satu kelompok, satu desa, satu kota, satu negara, atau bahkan sampai satu dunia pun … tidak apa-apa,” ujar Zelvin halus, seraya tersenyum dengan mata yang menyipit, dan wajah yang bersemu merah, “Karena hanya akulah, yang akan tetap tinggal di sisimu selamanya, dan menjadi satu-satunya orang yang begitu menyukai sekaligus mencintaimu, … sampai maut memisahkan kita dari kehidupan dunia.”-
ตอนยอดนิยม