Jodoh di Tangan Mama
“Izinin aku juga untuk sayang sama kamu, Sa. Aku mungkin udah hancur dan berantakan, tapi kamu yang selama ini bantu aku untuk percaya, kalau aku masih layak dicintai dan mencintai, meski banyak kecacatan di dalam diriku.”
“Kalau soal babak belur sampai hancur, kurasa aku nggak ada bedanya sama kamu, Tha.” Asa balas memeluk Athalia dengan sangat erat, hidungnya terbenam di lekuk leher Athalia yang aromanya kini selalu berteman dengan Asa. “Kamu juga bikin aku percaya, sehancur apa pun kita, kita masih berhak menyayangi orang lain dan disayang balik.”
Hot Chapters