Dear Mantan
Fitriyanikalau begini akupun jadi sibukkata-kata teman kerja yang menyebalkansantai aja lagiorang sibuk
Ia sempat berjanji akan melupakan wanita itu, tapi, tetap tak bisa dan masih sulit menerima wanita lain.
Mey meraba dada yang sesak, ia tengah mengintip di belakang pintu. Tak terasa, air matanya menetes.
"Kak, apa aku bisa?" Sekian lama hening, Davin bertanya dalam kegamangan.
"Bisa, kamu anak pintar Davin. Raihlah mimpimu di Negeri orang, jodoh pasti akan mengikuti."
Davin meneguk saliva, mengepalkan tangan dengan kuat. Akhirnya, ia telah membuat suatu keputusan. Tak ingin larut dalam kubangan nestapa, yang ia ciptakan.
Hot Chapters