Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alverez

Alverez

ujarnya sambil menyerahkan file itu. Clara membuka map itu pelan-pelan. Di dalamnya terdapat lembaran berisi nama-nama perusahaan fiktif, rekening luar negeri, dan catatan interogasi dari Alvian—yang selama ini menyamar sebagai Adrian. Semuanya bermuara pada satu inisial: A. “Semua pertanyaan kita selama ini,” Adrian menambahkan, “Jawabannya hanya satu. Alverez bukan orang. Dia sistem. Sebuah jaringan bayangan. Dan… seseorang di keluarga ini adalah pendirinya.”
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Alicia, dengan ekspresi dingin dan penuh rahasia, menghampirinya. Ketika Karina sudah keluar dari ruangan, Alicia segera berbelok menuju Jonathan yang masih berdiri di dekat meja panjang. Wajah Alicia memerah, matanya penuh amarah, tapi bibirnya tetap tersenyum sinis. “Kau pikir ini semua idemu yang brilian, ya?” bisik Alicia tajam, memastikan Adrian dan Kakek mereka tidak mendengar. "Kau pikir bisa menyeret ku ke dalam rencanamu tanpa konsekuensi?"
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 40 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Jeratan Sang Penguasa

Jeratan Sang Penguasa

"Ternyata kau adalah pelacur yang dikirim oleh Adrian! Pantas saja kau selalu muncul di kafe, minimarket, sampai berpura-pura menolong Nenek di taman! Semua itu adalah skenario yang kau susun bersama kekasihmu itu untuk menghancurkanku, kan?!" "Bukan... Tuan, demi Tuhan bukan begitu!" tangis Alicia pecah, suaranya parau menahan rasa linu di rahangnya. "Kami hanya teman sekolah dulu... kami sudah lama tidak bertemu sejak saya pindah ke desa... saya tidak tahu kalau dia adalah sepupu Tuan!" "Diam! Aku tidak butuh kebohongan barumu!" bentak Kaelen dengan volume suara yang ditekan agar tidak terdengar oleh para pelayan.
216 viewsOngoingIdinagdag sa Library 5 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Luka Asmara Adelia

Luka Asmara Adelia

*** "Jes, makasi udah nemenin gue ya. Gue janji besok gue bakalan bantuin Lo ngerjain tugas," ucap Alicia, di tengah perpisahannya dengan Jeslyn. "Sama-sama, Cia. Gue seneng juga diajakin main gini. Berasa punya temen lagi," ucap Jeslyn. Lalu tatapannya mulai tertunduk, gadis itu sangat tak menyangka akan ada orang yang mau berteman dengannya seperti Alicia, di tengah situasi keluarganya yang sangat menyedihkan. "Habis ini ... Kita masih temenan, kan?"
10457 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
My Sugar Daddy is a Monster

My Sugar Daddy is a Monster

Mata Nicholas membulat penuh seakan tidak menyangka sosok yang dilihatnya saat ini adalah Ibunya. Alicia. Dia tengah berdiri dengan membawa tas dan beberapa kotak makanan. Alicia segera membulatkan matanya begitu melihat gadis yang sangat ia benci tengah berada satu ruangan dengan anak kesayangannya. Begitu pula dengan Lylia. Panic attack-nya yang meneyerangnya tiba-tiba, membuat seluruh badannya membeku tidak bergerak dan nafasnya tercekat. Alicia menjatuhkan seluruh barang bawaannya dan masuk melangkah dengan penuh emosi dan teriakan.
10139.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.0K Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
His Dark Side (Jade Wayden Williams)

His Dark Side (Jade Wayden Williams)

Ia bahkan tak acuh dengan Bryan yang sedang mengemudi di depannya, seolah tak peduli akan tingkahnya yang seperti remaja baru jatuh cinta untuk pertama kali akan membuat wibawanya jatuh di depan orang kepercayaannya itu. Alunan musik dengan tempo yang semakin cepat membuat Alicia merasa pusing. Ia mulai bosan dengan situasi seperti ini. "Sebenarnya kita akan makan di mana?" Tanya Alicia seraya menguap dengan tangan kiri menutup mulutnya yang menganga lebar. "Tempat yang terbaik dan pasti kau sukai, Baby." Alicia memicingkan mata dan tertawa geli mendengar panggilan Jade barusan. "Namaku Alicia Carter! Kau bisa memanggilku Alicia atau Alice! Bukan Baby."
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bahkan Max yang tadinya fokus pada penggorengan, sampai menoleh kaget. “Kau ini!” tegus Giana terheran-heran dengan cara pikir Alicia. “Kita masih semester 6! Mau nikah sama siapa?! Memang mau nikahin mokondo di luar sana?!” Alicia bergidik. “Idih, malas! Mokondo ke laut saja deh! Maksudku Max loh! Max! Nikah sama Max lah!” Bebby memelototi Alicia dengan wajahnya yang masih memerah. Ia tak menyangka sahabat yang satu itu sampai menyebut terang-terangan di depan Max.
1020.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 589 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

Entah kenapa ia tak paham dari mana perasaan aneh itu datang. “Mami…” Alicia angkat wajahnya perlahan. “Aku mau minta izin.” “Izin apa?” “Aku mau ke perusahaan Devan.” Sendok Sofia berhenti di tengah udara. Tidak jatuh, tidak bergetar—namun jedanya begitu jelas hingga tak bisa diabaikan. “Ke perusahaan Alexander Grup?” ulang Sofia dengan nada pelan. “Iya,” jawab Alicia cepat, seolah takut niatnya akan hilang begitu saja. “Sebentar saja. Aku cuma mau… melihat.”
10157.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.6K Beses bilang ibu ejen alicia
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
Akun Baru
Setelah kelar baca cerita yng berjudul, "Menjadi ibu susu untuk anak presdir", langsung lanjut baca cerita ini. pkoknya setiap cerita kk Liazta slalu bagus dn terbaik. Jangan lupa update setiap hari ya Thorrrrrr.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Menikah Karena Visa

Menikah Karena Visa

Alicia hanya mengetukkan jarinya di setir, sementara Daniel menatap keluar jendela, pikirannya melayang pada wajah Elena yang tadi ia tinggalkan tanpa sepatah kata Elena baru tiba bersama timnya mendapati pemandangan yang membuat langkahnya terhenti sejenak: Daniel turun dari mobil mewah bersama Alicia. "Kayaknya mereka ngga jadi nonton," Gumam Elena. Alicia tampak percaya diri, langkahnya cepat dan anggun. Usianya memang masih muda untuk ukuran seorang investor, tapi aura ambisinya kuat. Elena menundukkan kepala, pura-pura sibuk dengan ponselnya, meski jelas hatinya berdesir tak nyaman. “Selamat pagi, semua.” Alicia menyapa ramah ketika memasuki lobby. Tatapannya sebentar mengarah pada Elen
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
Kisah Cinta Aliciya

Kisah Cinta Aliciya

Berharap Andi mau membantu semua tugas kuliah yang aku tinggalkan selama aku gak masuk. "Gue harus tau alasannya! Kenapa tiba-tiba lo mau ke Lombok." Aku membuang nafasku, Andi susah sekali diajak kerjasama. "Aliciya. Gue bertemu dengannya di Lombok." Akhirnya aku jujur pada Andi. "What!!? Aliciya? Bukannya dia sudah menikah dan punya anak. Kenapa ada di Lombok?" "Setahun yang lalu, ia menghilang. Gue yakin, perempuan yang gue temui di Lombok itu Aliciya."
103.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 107 Beses bilang ibu ejen alicia
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status