Satu Malam Untuk Selamanya
Armand menatapku heran.
“Masalahnya dia bukan pure OG. Dia S1. IPK-nya 3,3, dan dia juga punya pengalaman kerja beberapa tahun, cuma sekarang nasibnya lagi apes,” terangku memprotes. Ada seorang lagi office girl di kantorku yang benar-benar minim pendidikan.
“Jadi maksud lo karena si Emma cuma tamat SMP dan Viola lulusan S1, makanya harus dikasih baju yang beda? Kan lo sendiri tadi yang bilang nggak mau ada pembedaan.”