Malam Terakhir di Singgasana
Semua mata tertuju ke pintu aula, terlihat Jendral Mario melangkah masuk dengan kepala tegak penuh percaya diri.
Dia bertubuh tinggi dan gagah, mengenakan pakaian dinas militer berwarna merah tua. Jubahnya lebar, lengannya longgar, dengan sulaman di bagian dada. Setiap langkahnya penuh semangat, seolah angin gurun dan badai perang perbatasan ikut tersembunyi di lengan bajunya.
Di belakangnya, Putri Maura dengan tubuh tinggi ramping melangkah dengan anggun, berpakaian mewah dan wajah tertutup selendang tipis.