Antara Ambisi dan Cinta
Di antara panas, debu, dan grafik fondasi, dia sadar bahwa ia tidak sedang jatuh cinta lagi pada Cantik.
Ia sedang jatuh cinta pada versi Cantik yang lebih keras kepala, lebih cerdas, dan lebih sulit dimenangkan dari sebelumnya.
Dan ia tidak sabar menantang itu—hari demi hari.
***
Hari sudah sore saat mereka menyelesaikan survey titik terakhir di sisi barat HorizonOne.
Cahaya jingga matahari sore menggurat langit seperti sapuan kuas seniman murung. Angin mulai menurunkan suhu, tapi tensi dalam kepala Cantik justru naik perlahan.