Adinda
Dia tampak sedang berpikir mengulang kenangan yang tersimpan.
“What? Lelah, bagaimana mungkin kamu bisa merasa capek dengan kehidupan yang sangat sempurna begitu, Din!” tanya Tiwi seakan tidak bisa menerima pernyataan Adinda yang di matanya itu hal yang sangat mustahil.
“Haha! Apakah yang kalian lihat kehidupan begitu indah, teman-teman? Dikagumi banyak pria, dipuja sana-sini, terkadang mampu memberikan aura berbeda pada sebuah perkumpulan. Tapi, itu semua palsu! Aku sama sekali tidak menikmati semua itu, bahkan aku membencinya!” terang Adinda tampak serius dengan ucapannya.
Bab Populer