Bara Dendam Sang Prabu Boko
“Dalam keterasingan dan penderitaan, hati manusia bisa menjadi rapuh, Gusti. Ayahanda jauh dari pangkuan Ibunda Dyah Ayu Manohara, terputus dari sokongan batin keluarga yang mestinya menguatkannya. Sebuah sandaran, sekalipun ia datang dalam wujud yang tak selayaknya, terkadang menjadi satu-satunya pelipur lara di tengah keputusasaan.”
“Ini adalah sebuah manifestasi dari kelemahan manusiawi yang Gusti pernah bicarakan sendiri,” timpal Wulung. “Bahwa setiap individu, tak terkecuali pahlawan agung seperti Ayahanda Mpu Kumbhayoni, memiliki titik rapuhnya masing-masing. Terlebih dalam kondisi terancam, dengan nyawa yang senantiasa di ujung pedang dan masa depan yang diselimuti kegelapan. Bukankah
Hot Chapters