Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Isabel berdiri di tengah kerumunan, memperhatikan jari-jarinya yang terdefinisi dengan baik menyentuh mikrofon dengan lembut, jakunnya bergerak perlahan sembari dia berbicara. Saat itu, dia seolah mendengar suara detak jantungnya sendiri. "Hei, kenapa melamun?" Sahabatnya, Nadia Lamono, menyenggolnya dengan siku. "Itu kakakku, tampan, 'kan?" Kemudian, dia mengetahui bahwa ada sebuah pepatah yang beredar di SMA: [Bisa dimaklumi jika tidak mengenal kepala sekolah, tetapi tidak bisa dimaafkan jika tidak mengenal idola sekolah, Haikal Lamono.]
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Dengan kemampuan berenangnya yang mengagumkan, Surya Yudha berhasil menangkap lima ekor ikan mas yang berukuran cukup besar, sekitar satu muka orang dewasa. Surya Yudha mengambil belati dari cincin penyimpanannya untuk membersihkan isi perut ikan-ikan tersebut. "Tuan Muda ternyata terampil juga dalam urusan dapur. Sepertinya Gendon bakal tambah gemuk kalo ikut Tuan Muda." Surya Yudha hanya melemparkan pandangannya sekilas sebelum melanjutkan aktivitasnya membersihkan ikan. "Kamu terlalu percaya diri. Siapa bilang aku akan membaginya untukmu juga?"
928.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai ingatan ikan mas
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Baca Semua Ulasan
CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

Usai makan aku mengajaknya pergi ke halaman samping, mungkin lebih seru mengobrol sembari memberi makan ikan mas yang sekarang jumlahnya sudah banyak dan besar-besar. “Ikan masnya penuh warna, Mel.” Brian senang melihat kecipak ikan mas berukuran lumayan besar-besar pada kolam seukuran 2x2 ini. “Iya, aku beruntung. Dulu waktu aku beli ikan-ikan ini masih kecil, ini warnanya senada, abu-abu. Tapi begitu sudah sebesar ini, ternyata mereka berwarna semua.” “Oya.” Brian duduk dan memainkan tangannya menggoda ikan-ikan Mas berwarna kuning, oranye, merah, putih, biru, abu-abu dan hitam ini.
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai ingatan ikan mas
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Lusi Yanna
halo kak saya lucy ang editor akusisi di gn. saya minta kakak segera mengganti rate novel kakak menjadi 21+ yah. kalau tidak akan saya up ke atas untuk di take down karena meracuni rating 12+. harus segera hub editor in house kakak yah. saya tunggu
Dewa Amour
Judulnya lebih cocok kalo Gairah Ayah Angkatku. Aku lihat banyak gairah bertebaran di sini, gak cocok sm rate buku. Harap sebagai penulis Author lebih bijak. Bacaan tak sesuai dengan rate 12+ melainkan 21+.
Baca Semua Ulasan
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Dari atas jembatan itu dapat terlihat ikan-ikan dalam kolam yang ukurannya sudah sebesar telapak tangan orang dewasa. Riuh air karena gerak ikan itu sesekali membuatku tersenyum karena menikmati tingkah ikan yang saling berkejaran. Melihat ikan-ikan ini lebih membuat moodku baik daripada mendengarkan ucapan Adinda yang mirip dengan belati tajam. "Ngapain, Mbak? Senyum-senyum sendiri di situ," ujar sebuah suara yang tak lain adalah milik Mas Dimas. Ia tiba-tiba duduk di sebelahku.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 757 kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Kenangan Jum’at sore kembali melintas di hadapan Harris. "Memangnya kenapa?" Harris seperti melihat Helena yang celingukan ke kanan dan ke kiri di depan kulkas mahalnya. "Lihat punggungmu! Yaa Salaaaam, itu kulkas Mama bisa lecet ntar! "Eh iya, Mas. Helen tidak liat-liat tadi. Ada kulkas sebelas juta ya." Bayangan wajah Helena yang nyengir polos, seperti tanpa dosa, begitu jelas di benaknya.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Kegilaan di Kolam Ikan

Kegilaan di Kolam Ikan

Jacob berjongkok, menarik rambutku ke belakang, dan membuat rasa sakit menusuk di kulit kepalaku. "Tempat ini ... sebenarnya apa yang terjadi di sini?" Jacob melepaskan genggamannya dan tertawa terbahak-bahak. "Kamu sudah bisa menebaknya, kenapa masih tanya? Kolam ini, tentu saja untuk memelihara 'ikan'." "Lihat, begitu banyak putri duyung ini, semuanya aku pilih dengan hati-hati, menghabiskan waktu, uang, dan tenaga. Saat mereka 'matang', tentu saja mereka harus membalas jasaku."
204.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Manis terasa darah Maya membuat ikan-ikan itu enggan melepaskan tatapan ganas mereka. “Aduh, ikan paus apa hiu sih ini. Kok bisa nyasar di sini?” gerutu Maya sambi mengelus kepalanya. Sedikit benturan membuat ingatannya kembali. Mata uniknya berbinar, ingatan penting yang ia dapatkan. “Aku ingat siapa namaku,” tutur Maya. Andra hanya mengangguk saja, ia masih berusaha berdamai dengan sakitnya, biasanya sampai pagi menjelang.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Nyonya Tak Bucin Lagi

Nyonya Tak Bucin Lagi

Jari-jarinya kosong, tetapi dia sengaja membuat gerakan mencubit dan menaburkan makanan ikan, menyebabkan ikan mas terus berkerumun dan berebut dengan mulut terbuka mulut untuk mendapatkan makanan. "Hahaha!" Selena merasa geli dan tertawa dengan merdu, "Grace, apa kamu nggak merasa ikan ini terlalu bodoh? Jelas nggak ada apa-apa di tanganku, tapi mereka masih berebutan dengan begitu sengit!"
9.6726.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.5K kali sebagai ingatan ikan mas
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
siti fathonah
dari sekian banyak cerita novel yang saya baca, cuma novel ini yang saya baca berulang ulang, gak ngebosenin...tolong ya author ini cerita nya di selesaikan sampe happy ending, jangan digantung gini dong
Baca Semua Ulasan
Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Saat Abisatya mendengar kata kata ikan dari kakek, Abisatya segera teringat dengan kejadian yang dulu dulu, ikannya selalu hilang saat di tinggalkan begitu saja. Abisatya pun segera mengingatkan kakek Byakta juga tentang hal ini. "Kek... Aku baru ingat soal ikan tangkapan kita tadi, kakek ingat kan beberapa hari lalu ikan kita selalu hilang saat kita tinggalkan begitu saja? Nah sekarang ikan ikan tadi kita tinggalkan lagi, apa tidak akan hilang sekarang?" Ucap Abi.
9.456.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Hari ini nyoba masak pepes ikan mas, alhamdulillah suami saya suka. Anton membaca tulisan kecil Parmi, di samping keterangan resep masakan tersebut. Ia mengulum senyum. Ia kembali teringat pepes ikan mas buatan istrinya, yang memang ia sukai. Lalu Anton membuka halaman selanjutnya. Ada lagi catatan kecil disana. Hari ini saya diomelin lagi, karena lupa nyemir sepatu suami. Maaf ya Mas.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai ingatan ikan mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status