Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris Yang Disembunyikan

Pewaris Yang Disembunyikan

Aku menghabiskan waktu lima tahun sebagai istri dari Damian Santorini hanya di atas kertas. Lima tahun tersembunyi di balik pintu tertutup, terkubur di bawah selimutnya, dan terhapus dari dunianya. Ketika akhirnya dia setuju untuk membawaku kembali ke Kota Cigo, untuk berdiri di sisinya dan diakui secara terbuka, aku pikir telah menang. Aku pun membeli sebuah gaun baru. Gaun yang lembut dan elegan. Sebuah gaun yang layak untuk seorang istri Bos Mafia. Pada malam sebelum kami berangkat, dia menatapku melalui cermin dan berkata dengan tenang, “Hapus riasanmu itu, dan ganti gaunmu dengan celana.” Aku bertanya mengapa. Dia terus merapikan kancing kemejanya seolah aku ini tak penting. “Julia Landovo sudah kembali. Dan, malam ini adalah pertunangan kami.” Sebuah aliansi pernikahan dengan keluarga dari dunia mafia di Rusian, putri Keluarga Landovo. Melihat keheninganku, dia pun tertawa dengan nada tak peduli dan kejam. “Apaan tatapan itu? Bukannya kita sudah sepakat tentang hal ini saat kita menikah? Hanya ada persaudaraan, loyalitas, dan tanpa ada romansa.” Lalu dia berbalik, sorot matanya tajam dan mengejek. “Vicky Milia … kau tidak benar-benar jatuh cinta padaku, kan?” Aku berdiri terpaku di sana. Karena di dalam saku bagian dalam jasnya .... Terdapat laporan tentang kehamilanku. Dan, Bos Mafia itu tidak tahu bahwa wanita yang baru saja dia korbankan sedang mengandung pewaris tahtanya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as injustice plot
Read
+Library
Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku selalu menghindar jika disuruh bertemu dengan orang tuaku. Namun, dia malah diam-diam menyamar sebagai calon istri mantannya dan bertemu dengan semua kerabat mantannya. Ironisnya, tempat pertemuan mereka adalah di rumah pernikahan yang kupersiapkan untuk kami. Yang tidak dia sadari, aku ternyata adalah sepupu jauh dari mantan pacarnya. Pacarku berpura-pura tidak mengenaliku. Dia merangkul mantannya dengan mesra sambil berkata, "Rumah ini dibeli suamiku dengan tunai." Semua kerabat memuji mereka sebagai pasangan yang harmonis. Takut rahasianya terbongkar, pacarku mendekatiku dan memberikan peringatan, "Aku cuma bantu teman supaya dia nggak didesak nikah. Kalau kamu berani mengacaukan ini, kita putus." Dengan senyuman sinis, aku memberinya ucapan selamat yang tulus, "Kalau ternyata aku dan sepupuku punya selera yang sama soal rumah dan wanita, aku sudah persiapkan beberapa perlengkapan pernikahan yang pasti disukai sepupuku. Akan kuhadiahkan untuk kalian." Akhirnya, pacarku terlihat panik.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as injustice plot
Read
+Library
Setelah Terlahir Kembali, Aku Tidak Membuat Keributan Lagi

Setelah Terlahir Kembali, Aku Tidak Membuat Keributan Lagi

Setelah terlahir kembali, aku tidak lagi ikut campur dalam urusan suamiku, Oliver, dengan teman masa kecilnya, Grace. Aku membiarkan Grace mencari alasan untuk membuat Oliver meninggalkanku setiap kali. Grace menelepon, lalu berkata sambil menangis, "Oliver, aku takut .... Ada suara tembakan di luar rumah dan Aaron menangis ketakutan. Bisa nggak kamu datang temani kami?" Oliver merasa ragu, tetapi aku sudah dengan penuh pengertian menyerahkan jaket kepadanya. "Pergilah, mereka pasti ketakutan." Langkah Oliver terhenti. Dia menatapku dengan ekspresi yang rumit. Aku yang dulu pasti akan menangis histeris dan bertanya siapa yang lebih penting baginya, aku atau mereka. Namun, aku yang telah terlahir kembali hanya akan menuruti setiap keinginannya. Setelah transplantasi ginjal putriku berhasil, aku akan membawanya pergi dan meninggalkan Oliver sepenuhnya.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as injustice plot
Read
+Library
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
4.4K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as injustice plot
Read
+Library
Cinta Buta Pembawa Petaka

Cinta Buta Pembawa Petaka

Suatu hari, aku menerima telepon dari seorang pengembang properti. Orang itu dengan sopan menasihatiku bahwa meskipun aku sudah menikah, aku tidak perlu sampai membuat keributan sepanjang malam. Banyak tetangga yang mengeluh dan merekalah yang dipusingkan karena berada di antara kedua belah pihak. Aku menjawab dengan tenang. "Kalian pasti salah paham, aku saja nggak punya pacar, mana mungkin aku sudah menikah?" Melihatku masih tidak mau mengaku, pihak pengembang properti mengirimkan video pengawas lingkungan perumahan kepadaku. Dalam video tersebut, lorong bangunan dihiasi dengan lampu dan tamu datang tanpa henti. Beberapa orang mengiringi pengantin perempuan masuk ke dalam rumah baru. Pengantin laki-lakinya adalah mantan pacarku, yang sudah putus denganku dua setengah tahun yang lalu.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as injustice plot
Read
+Library
Kesetiaan yang Kadaluwarsa

Kesetiaan yang Kadaluwarsa

"Bu Regina, usia kandunganmu sudah hampir enam minggu. Mengingat kondisi fisikmu yang kurang baik, aku cuma bisa kasih kamu waktu setengah bulan untuk mempertimbangkan apakah akan menggugurkan kandungan ini atau nggak." Mengingat Rafael Davanka, kekasihnya selama lima tahun, Regina Kalingga pun mengangguk tanpa ragu sedikit pun. "Dua minggu lagi, aku akan datang untuk operasi." Melihat Regina sama sekali tidak bimbang, dokter itu pun merasa sedikit terkejut. "Apa kamu nggak perlu membicarakannya dulu dengan kekasihmu?" Regina tersenyum pahit sambil menggelengkan kepalanya. Pria yang dulu bersumpah setia sehidup semati dan berjanji akan menikahinya itu, kini justru menanti dengan penuh semangat kelahiran anaknya dari wanita lain, tiga bulan lagi.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as injustice plot
Read
+Library
Influencer Licik Berkedok Pembantu

Influencer Licik Berkedok Pembantu

Pembantu di rumahku mengklaim dirinya sebagai wanita mandiri generasi baru. Setiap hari, dia mendorongku untuk menjadi lebih independen. Memintaku mencuci baju, memasak, dan merawat anak. Dia bahkan menyarankan agar aku bercerai dengan suamiku. Belakangan, aku menyadari bahwa dia ternyata seorang influencer. Tanpa seizin dariku, dia membuat serangkaian video yang menjelekkan diriku dengan tema "melatih istri manja," lalu mengunggahnya ke internet. Bukan hanya itu, dia juga mencuri perhiasan dan pakaian dariku. Setelah aku memecatnya, dia malah menyerangku di dunia maya dan menuduhku sebagai wanita yang membenci sesama wanita, tetapi bersikap baik terhadap lelaki. Lebih parah lagi, seorang penggemar fanatiknya berhasil menyusup ke rumahku dan memberiku racun pestisida dalam air minumku. Dalam kehidupan kedua, aku kembali ke hari di mana aku pertama kali mengetahui bahwa dia memiliki akun dengan jutaan pengikut. Kalau dia memang suka siaran langsung, aku akan membuat semua orang melihat wajah asli dari "wanita mandiri" ini.
12.5K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as injustice plot
Read
+Library
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
7.8K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as injustice plot
Read
+Library
Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Ibu tanpa sengaja memasukkanku ke sebuah grup bernama "Keluarga Bahagia". Di dalam grup itu hanya ada tiga orang: Ayah, Ibu, dan seorang anak laki-laki asing dengan catatan nama "Sayang". Mereka sedang sangat sibuk merencanakan pesta ulang tahun untuknya, sementara besok adalah ulang tahunku yang sudah sepuluh tahun berturut-turut mereka lupakan. Ibu berkata. [ Lokasinya harus dibuat seperti dalam dongeng, biar dia jadi bangsawan muda yang sesungguhnya. ] Papa mengirim amplop merah besar. [ Uang bukan masalah. Jangan sampai kakakmu tahu, nanti dia jadi kesal. ] Aku diam-diam mengambil tangkapan layar, bersiap mencari kesempatan untuk benar-benar membuka semuanya. Saat itu, adik perempuanku yang selalu berprestasi tiba-tiba mengirim pesan pribadi kepadaku berisi sebuah tangkapan layar. Itu adalah rekaman percakapannya dengan Ibu. [ Bu, pesta ulang tahun kejutan untuk Kakak sudah kamu atur semuanya, 'kan? Kamu sudah janji sama aku, ini terakhir kalinya kita membohonginya. ]
2.3K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as injustice plot
Read
+Library
Salju Turun, Kita Tak Menua

Salju Turun, Kita Tak Menua

Di hari ulang tahun pernikahan kami, pada saat ledakan terjadi di aula, Kenan malah menyelamatkan cinta lamanya yang datang untuk menantangnya. Sedangkan aku tidak di sana karena sedang melakukan operasi darurat. Saat aku kembali bertemu Kenan, ia sudah menjadi sosok yang berlumuran darah dan tak sadarkan diri di atas meja operasi. Setelah kejadian itu, ada yang bertanya mengapa ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang yang tak ada hubungannya dengannya. “Karena istriku adalah malaikat berbaju putih yang menyelamatkan nyawa. Dia pasti tidak akan menyukai pria pengecut.” Orang-orang pun terharu mendengarnya. Namun di saat ia paling mencintaiku, aku memilih mundur dalam diam, pergi tanpa suara. Sebulan kemudian, di upacara pelepasan tim medis internasional, seorang wartawan mewawancaraiku. “Dokter Jennie, apa hal yang paling tidak sesali dalam perjalanan karier Anda?” Aku menatap kamera dan menjawab dengan tenang, “Meski tahu suamiku menahan gelombang ledakan demi cinta lamanya, aku tetap berdiri di meja operasi dan menyambung kembali tulang-tulangnya yang patah dengan tanganku sendiri.”
2.0K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as injustice plot
Read
+Library
PREV
1
...
1011121314
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status