Istri Muda Guru Alim
“Terima kasih sudah menyempatkan diri datang, Ki.”
Memasang raut tak percaya, Zaki geleng-geleng kepala. “Mau copot jantung gue pas emak gue kasih tahu undangan lo. Gila ya, lo! Diam kek enggak doyan cewek, bergerak langsung nikahi anak orang,” ujarnya penuh kehebohan. “Jadi, siapa istri—eh?” Kalimat Zaki terhenti ketika melihat istri sahabatnya itu. Keningnya berkerut, matanya menyipit memandang perempuan itu. Wajah perempuan itu tidak asing.