Luka Abadi, Cinta Tak Berarti
Sekarang, aku hanya ingin melihat kembali rumah yang kutata sendiri, lalu mengucapkan selamat tinggal pada dunia ini.
Yobel terlihat agak sulit, lalu menjawab, “Sepertinya aku nggak bisa menemanimu pulang. Aku harus ke Negara Fonda untuk urusan kerja sama. Bagaimana kalau kamu pulang duluan?”
Sambil bicara, Yobel mengangkat ponselnya ke depanku. Wajahnya tampak penuh penyesalan dan melanjutkan, “Lihat, tiketnya sudah kupesan sebelum tahun baru. Aku nggak berbohong padamu.”
Bab Populer