Sentuhan Panas Bos Suamiku
Namun, air matanya tidak kunjung kering.
Bunyi gemuruh pun mulai terdengar di langit tanda hujan akan segera turun sampai air mata Rania mengalir makin deras. Bukannya takut kehujanan, tapi saat ini, Rania merasa seolah langit juga ikut menangis untuknya.
Hatinya lelah sekali menghadapi ini setiap hari.
Tidak lama kemudian, hujan benar-benar turun. Awalnya gerimis hingga makin keras. Dalam sekejap, tubuh Rania basah dari kepala seperti tikus got.