Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Euforia

Euforia

"Kenapa ada hiu yang kepalanya berbentuk martil?" Gadis di hadapannya terlihat tertegun dengan pertanyaan random oleh Eiden, lalu Nindi memasang wajah serius, lalu sedikit mendekatkan wajahnya ke wajah Eiden. "Karena, kalo bentuknya kotak itu bukan hiu, melainkan adudu," bisiknya. Plak
2.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as iyon
Read
+Library
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as iyon
Read
+Library
Hayu

Hayu

imbuhnya memperlihatkan harga yang tertera di kuitansinya. Hayu mengambilnya dan melihatnya, bahkah matanya hampir saja melompat dari tempatnya. Liontin dengan harga berdigit-digit itu bahkan bisa dia gunakan untuk membeli mobil baru yang bisa mengantarkan dirinya ke mana-mana, tanpa takut kepanasan dan kehujanan.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as iyon
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

0821 4545 xxxx: Arla Dahi Arla mengernyit heran. Baru jam 6 pagi. Terlalu pagi rasanya seorang penipu mengirim chat padanya. Tapi ia belum menyimpan nomor orang yang baru saja menghubunginya via chat room. Lalu sesaat kemudian, nomor yang sama mengiriminya pesan lagi. 0821 4545 xxxx: It’s me 0821 4545 xxxx: Raihan
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 816 Times as iyon
Read
+Library
Choice

Choice

Pak Rahman terbahak. Zahra menepuk bahu Riyan. “Mana ada gurame kayang.” Riyan mengambil ikan bawal bakar lalu menekuknya menyerupai huruf n. “Bawal aja bisa kayang, masa gurame nggak. Malu dong.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as iyon
Read
+Library
Yours

Yours

Azka menatap lembut pada Wulan. Wulan menggelengkan kepala “Nggak usah biarin aja bau, kalau begini kamu nggak akan mau cium.” Dehaman pelan terdengar, membuat pandangan Azka dan Wulan teralihkan. Dihadapannya terdapat Leo yang menatap mereka, Azka mengangkat alisnya saat melihat tatapan menggoda dari Leo. “Aku harus kembali ke hotel.” Leo membuka suara terlebih dahulu “Ada yang harus dikerjakan, tadi Irwan memberi kabar kalau ada yang harus diselesaikan.”
108.8K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as iyon
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Diempaskannya lelah, duduk di sebelahku dengan bersandar di punggung bangku, kemudian meneguk sebotol minuman pengembali ion tubuh. Kulihat leher jenjangnya saat mendongak. Bulir-bulir keringat menganak sungai, berjatuhan, menitik di tanah yang lembab. Perempuan sempurna yang kurasa tidak pernah tersentuh nafsu gairah. Bagaimana jika aku sedikit merayunya untuk melakukan hal panas? Ah, pikiran macam apa ini? Terasa begitu janggal jika aku menggunakan kebusukan pikiran ini pada Kiana. Kurasa dia terlampau suci untuk sebuah tindakan senonoh yang sudah menjadi santapan sehari-hariku.
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as iyon
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Ia tak akan menyentuh makanan sebelum tahu siapa yang akan datang. “Aku sudah berulang kali mendengar kekeraskepalaanmu. Tapi, baru sekarang aku benar-benar mengetahuinya secara langsung.” Sebuah suara mengagetkan Farrin yang sebelumnya tengah termenung sambil memandang kolam yang bisa dijangkau matanya dari pintu geser khas Jepang yang ia buka separuh. Kolam yang tak begitu besar dengan beberapa bonsai di sekelilingnya dan pancuran bambu yang memiliki kincir kecil di bawahnya. Farrin pernah melihat dari dekat, ternyata, dasar kolam itu tidak terlalu dalam dan memiliki sekitar sepuluh ikan koi dengan berbagai warna.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as iyon
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

jawab seorang wanita dari dalam rumah. “Umma.” Meera meraih tangan ibunya kemudian mencium punggung tangannya. “Umma, kenalkan ini atasan Meera di kantor. Namanya Varo,” ucap Meera lembut memperkenalkan Varo. “Assalamu’alaikum, Nak.” Ibu Naina -Umma Nameera- kemudian menangkup kedua tangannya di depan wajahnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as iyon
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status