Dikejar-kejar Brondong
Pada rak teratas diisi dengan literatur berbahasa Inggris, lalu dilanjutkan dengan buku-buku berbahasa Jepang dan terakhir adalah bahasa Indonesia.
Kemudian Sofie beralih ke meja kerja Ryuji, walau sedikit ragu, akhirnya Sofie membuka laci meja kerjanya. Disitulah, Sofie menemukan tumpukan buku harian dan sketsa milik Ryuji.
Dengan hati-hati, Sofie mengambil buku sketsanya dan membukanya dengan perlahan. Betapa terkejutnya Sofie, ketika mendapatkan sketsa wajahnya memenuhi lembaran-lembaran buku.