Folklore Jepang memiliki begitu banyak makhluk supernatural yang menarik, dan Devil atau setan dalam konteks ini bisa merujuk ke berbagai yokai, oni, atau roh jahat. Salah satu yang paling terkenal adalah Oni, makhluk bertanduk dengan kulit merah atau biru yang sering digambarkan sebagai penjahat dalam cerita rakyat. Mereka biasanya muncul di gunung atau gua, membawa kanabo (tongkat besi bergerigi) dan suka meneror manusia. Selain Oni, ada juga Tengu, makhluk berparuh seperti burung yang bisa jadi pelindung atau pengganggu, tergantung ceritanya. Tidak ketinggalan Yuki-onna, hantu wanita salju yang memikat orang tersesat di tengah badai salju. Setiap jenis 'Devil' ini memiliki latar belakang dan karakteristik unik, membuat dunia supernatural Jepang begitu kaya dan beragam.
Yang membuatnya semakin menarik adalah bagaimana cerita-cerita ini berkembang dari zaman ke zaman. Misalnya, Oni yang awalnya dianggap sebagai simbol bencana, sekarang sering muncul dalam anime dan game sebagai musuh atau bahkan karakter yang bisa diajak berteman. Tengu pun punya banyak versi, dari yang jahat sampai yang bijaksana seperti Sōjōbō, guru tengu legendaris yang melatih pahlawan Minamoto no Yoshitsune. Kalau mau lebih dalam lagi, ada juga Nure-onna, makhluk ular wanita yang suka memakan manusia, atau Kappa, makhluk air licik yang bisa menyeret orang ke sungai. Jadi, kalau ditanya berapa jenis 'Devil' dalam folklore Jepang, jawabannya mungkin puluhan, tergantung bagaimana kita mendefinisikannya!