Pesan Nyasar Dari Sahabatku
“Oh, Tama sakit? Kok, Mama lihat barusan, dia sehat-sehat aja pas manasin mobil?”
Kupandang, tatapan mata tua perempuan berhidung bangir dengan dagu yang agak lancip tersebut seperti sedang menyelidik. Aku yang sebenarnya sudah empet dan benar-benar muak, terpaksa mengulaskan senyum palsu. “Iya, Ma. Cuma jari-jarinya yang mulai agak bengkak sedikit. Udah dikasih minum obat Subuh tadi. Makanya agak segar.”