Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I Hate U, Boss

I Hate U, Boss

Rere berusaha untuk tetap tenang. "Jangan terlalu tegang. Santai saja, kita akan mulai wawancaranya," ucap Dimas. Rere mulai di wawancara oleh ketiga orang itu. Rere menjawab satu persatu pertanyaan dari mereka. Dimas tersenyum dan juga kagum akan kepintaran Rere. "Sesi tanya jawabnya selesai. Kami akan segera memberi kabar secepatnya jika kamu di terima," ucap salah satu penguji itu.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as jawaban interview
Read
+Library
Istri yang Kau Buang

Istri yang Kau Buang

Satu per satu para pewawancara mengajukan sejumlah pertanyaan, yang dijawab oleh Sofia dengan sangat lancar. Setelah sekian menit berlalu, ketiga panelis akhirnya selesai dengan pertanyaan masing-masing. Kini tibalah giliran lelaki yang berpakaian hitam yang sejak tadi diam mengamati proses interview. Pria bermata kelam dengan alis tebal dan garis wajah tegas tanpa senyum itu, kemudian maraih lembaran kertas di depannya lalu berdehem sebelum bicara. "Pada CV tertulis kalau Anda adalah seorang lulusan sastra. Pernah bekerja sebagai seorang finance. Saya ingin tahu, kenapa anda bisa nyasar di bidang itu?"
98.4K viewsOngoingAdded to Library 269 Times as jawaban interview
Read
+Library
Nafsu Istri Muda

Nafsu Istri Muda

Wajahnya tersenyum manis saat melihat nama yang muncul di layar ponselnya *Sayang* "Iya mas" sahut Zeira setelah menggeser layar ponselnya. "Sepertinya ada yang gagal interview nih" cibir Reyhan dari seberang sana. "Mas gak boleh gitu dong" protes Zeira. "Terus gimana?" Tanya Reyhan "Iya deh aku mengalah" ucap Zeira "Gitu dong" suara kemenangan Reyhan. "Sayang, Vivi uda selesai interview?" Tanya Zeira dengan lembut dan malu-malu.
9.3955.9K viewsCompletedAdded to Library 25.8K Times as jawaban interview
Show Reviews (80)
Read
+Library
Azwar Rahman
hahahah.... kemarin ceritanya sempat bikin kesal, gemas sama tingkah caterina dan Zeira yang bodoh. sekarang ceritanya lucu banget, bikin aku ngakak dengan ulah Reyhan dan Roy. lanjutkan thor, buat yang lebih kocak lagi
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Leena tertawa canggung, berusaha mencairkan keadaan yang mendadak terasa tegang. “Hehe… iya, Om.” Di sebelahnya, Evan hanya memutar bola mata dengan malas. Terlihat tak begitu peduli dengan interaksi itu. Zayn tiba-tiba mendekat setengah langkah ke arah Leena, lalu bertanya, “Leena, kamu interview disini?” Leena sedikit salah tingkah, wajah dan telinganya terasa memanas. “Eh… iya, Evan yang ngasih tau kalau di sini ada lowongan, Pak,” jawab Leena kikuk.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as jawaban interview
Read
+Library
SAAT PENUMPANGKU ADALAH ISTRIKU DAN SELINGKUHANNYA

SAAT PENUMPANGKU ADALAH ISTRIKU DAN SELINGKUHANNYA

Aku tidak diberi kesempatan untukberpikir lama untuk menjawab setiap pernyataannya. “Bagaimana?” tanya Rena yang tiba-tiba muncul di sampingku.Apa dia tadi sedang menguping pembicaraan kami? “Heh, ditanyain kok, gak jawab,” tegurnya. “Entah, nggak tau,” jawabku. “Kok nggak tau.” “Mana aku tau? Aku kan sedang interview, tapi—“ “Ehem!” Suara batuk yang disengaja membuat kami terdiam. Akumenyingkir dari sana hanya demi mempersilahkan pak Baskoro lewat.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as jawaban interview
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Terima kasih untuk waktu anda, sore atau malam kami akan mengabari anda melalui pesan teks untuk hasil interview hari ini di terima atau tidaknya anda di perusahaan kami. Rian pun segera pamit kepada Baryl, dan rian keluar untuk menunggu Ramli yang akan interview setelab gilirannya.. Setelah Rian keluar Ramli pun masuk untuk melakukan interview. Saat Baryl melihat nilai Ramli yang seperti nilai pelamar lainnya, Baryl pria paruh baya itu mulai menanyai Ramli. "Apa kamu punya pengalaman kerja sebelumnya?" "Maaf sebelumnya pak, jika bekerja di perusahaan saya belum pernah karna saya sebelumnya hanya kerja sampingan."
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 548 Times as jawaban interview
Read
+Library
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

Batin yang menginterview mendumel. Namun, interview tetap berlanjut dengan terus mengajukan pertanyaan sebagaimana mestinya. Seperti pengetahuan pelamar tentang perusahaan, alasan melamar ke perusahaan ini, sampai besaran gaji yang diinginkan. Zivanka juga tetaplah Zivanka yang menjawab apa adanya sesuai yang terlintas di pikiran. Orang yang mewawancarai mengembuskan napas kasar sesaat ajukan pertanyaan terakhirnya, “apa yang Anda harapkan selama 5 tahun ke depan?”
9.933.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as jawaban interview
Read
+Library
Life Must Go On

Life Must Go On

jawab pria itu lagi Yaya semakin bingung dengan jawaban itu. Apa perusahaan sebesar itu tidak melakukan interview ?. Atau karena CEO mereka merasa bersalah sudah meninggalkan yaya begitu saja tadi ?. Seperti nya tidak mungkin. Tapi tak apalah. Nanti saja dipikirkan. Yang penting yaya bisa menghindar dari desakan mami dan papi. "Baik pak, terimakasih banyak" ucap yaya lalu menutup sambungan telepon itu setelah di rasa tidak ada lagi yang perlu di bicarakan.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as jawaban interview
Read
+Library
CARAMEL CHOICE

CARAMEL CHOICE

Kemudian, Bisma kembali melontarkan pertanyaan kepadaku. “Baiklah, ini pertanyaan terakhir untukmu, sekaligus penutup sesi interview kali ini. Apa motto hidup yang kamu pegang selama ini?” tanya Bisma dengan tatapan yang membuatku terkejut. “Tatapan itu.” Di dalam hati, sekaligus kepalaku, aku seperti pernah melihat tatapan itu. Rasa sesak di dalam dada membuatku kesulitan untuk membuka mulut. Tetapi aku tidak mungkin kehilangan kesempatan emas ini.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as jawaban interview
Read
+Library
Setelah Kau Mendua

Setelah Kau Mendua

Ia beranjak dari duduknya menuju ke ruang interview, karena sekarang gilirannya. Di hadapannya ada dua orang laki-laki, yang satu orang mempersilahkan Aira untuk duduk. Satu orang lainnya sedang membaca sesuatu di kertas yang ada di tangannya. Aira berusaha untuk percaya diri. Interview segera dimulai, Aira yang tadinya agak gugup akhirnya bisa menguasai keadaan. Ia sangat lancar menjawab semua pertanyaan dari kedua laki-laki yang ada di depannya. Aira dengan penuh percaya diri menjabarkan dan menganalisis apa yang diminta. Kedua laki-laki itu tampak puas dengan semua jawaban Aira.
1075.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as jawaban interview
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status