Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIPTA

DIPTA

Dipta menutup mata sebentar lalu membuka lagi, seolah ingin memastikan ini bukan halusinasi karena terlalu lama merindukan. Di dalam ruang interview, Aira selesai menjawab pertanyaan terakhir. “Baik, terima kasih. Kami akan lanjut ke tahap berikutnya.” Aira mengangguk. “Terima kasih." Ia berdiri, membungkuk sopan, lalu keluar. Langkahnya melewati pintu tanpa tahu di balik kaca satu arah itu, seseorang baru saja kehilangan ritme napasnya untuk beberapa detik.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Madu dari Mertua dan Ipar

Madu dari Mertua dan Ipar

"Iya, Mas. Barusan aku dapat email ada interview di salah satu perusahaan yang pernah ku kirimkan lamaran via email." jelasku. "Wah, iya kah? Alhamdulillah, semoga kamu diterima yah Dik." ucapnya penuh harap. "Dik? Piiuuuhhh, dasar mulut mur*han." gumamku. "Jadi bagaimana? Kamu tetap mengantarkan Leria atau memilih mengantar ku untuk pergi interview?" tawarku.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

Tanya erika kepada salah satu pegawai toko tersebut "Oh kalo untuk itu lamaran bisa dititipkan di kasir kak, nanti jika berkasnya lulus akan dipanggil untuk interview, kakak tulis saja nomor handphone yang bisa dihubungi sama bagian yang bertanggung jawab". Jelasnya kepada erika dengan wajah ramah "Apa ada yang bisa saya bantu lagi kak? ". Tanyanya "Apa disini bisa sambil kuliah kak kerjanya? ". Erika melontarkan pertanyaan tersebut karena informasi pada iklan yang mereka buat disosmed tak begitu detail menjelaskan.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

“Mas, boleh nanya sesuatu?” “Boleh.” “Tadi waktu aku interview…” Keina memilih kata-katanya. “HRD-nya Bu Sari, terus ada Mas Farel dari tim Humas. Mereka nanya lumayan banyak, tapi kayaknya gak ada yang terlalu susah.” Dia menggerakkan sendoknya di atas piring, tidak benar-benar menyendok apapun. “Kira-kira… peluangnya gimana ya, Mas?”
9.81.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.3K kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Baca Semua Ulasan
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Tanya nya yang berada duduk di belakang A*i. " Ok pertanyaan bagus, apakah ada yang ingin menambahkan lagi pertanyaannya sebelum saya memberikan jawaban." Ucapnya yang mempersilahkan kan kami semua agar bertanya. " Ok jika dalam hitunga 3 mundur dan tidak ada yang bertanya lagi ya siaga berarti saya hanya memberikan jawaban 1 saja ya." Ucapnya. " Ok. 1... 2... 3..., Ok saya jawab ya tadi siapa namanya?" Tanya seorang perekrut itu kepada orang yang bertanya padanya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Terikat oleh Pria Paling Berbahaya

Terikat oleh Pria Paling Berbahaya

"Pertanyaannya bukan apakah itu masuk akal. Pertanyaannya adalah apa yang akan kau lakukan dengan informasi itu." Suara kedua tidak langsung menjawab. "Aku tidak melakukan apa-apa." "Baguslah." "Tapi aku perlu tahu — apakah ini akan terus berlanjut?" Tawa pendek dari suara pertama. Bukan tawa yang hangat. "Tentu saja akan terus berlanjut. Pertanyaan yang lebih tepat adalah — apakah kau akan terus ada di dalamnya." Rekaman berjalan dua puluh tiga menit.
399 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
GADIS LUMPUH KESAYANGAN CEO

GADIS LUMPUH KESAYANGAN CEO

terang Reta. Pewawancara sebanyak tiga orang hanya saling tukar pandangan. Mereka tak lagi berkomentar dan melanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Selang satu jam, wawancara selesai. Reta mendekati pewawancara dan bertanya. "Kapan pengumuman berikutnya diumumkan?" "Kami akan segera menghubungi. Maksimal dua minggu dari sekarang."
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Tapi lengangnya ruangan membuat suaranya tetap terdengar jelas. “Jadi ceritanya Pak Eric tuh lebih suka interview yang tidak terlalu formal. Biasanya beliau akan ngajak kita ngobrol dan diskusi tentang satu hal yang menarik perhatiannya. Kenalin, nama saya Sita.” Sita mengulurkan tangan pada Indah yang baru saja selesai merapikan roknya.
9.9357.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
PART-TIME

PART-TIME

Hari ini adalah hari dimana ia akan mengikuti tahap seleksi untuk menjadi anggota tetap perusahaan yang akan memberikan beasiswa untuknya. “Bukankah harusnya seleksi diadakan secara serentak?” tanya Maria mengawali. Staff hanya tertawa dan memberikan Maria sebuah lembar kosong beserta alasnya dan tak lupa satu pena untuknya menulis. “Ceritakan saja tentang dirimu.” Permintaan staff memang patut Maria curigai. “Apa ini bisa dikatakan sebagai sebuah interview?” tanya Maria frontal. Staff itu meringis, “Apa kau tidak sabar untuk mengerjakan sebuah soal?” tanyanya yang sontak dibalas anggukan oleh Maria.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

sambung Raya. "O ... tips. Ya, kalau tes tulis yang penting belajar terus, kalau wawancara yang penting lancar dan elegan. Kalau ditanya bisa A, B, C, bilang aja bisa, gitu. Pokonya kita harus terkesan multi talenta gitu, dan yang paling penting jangan mematok harga dulu, nurut aja dulu, dengan dalih cari pengalaman. Gitu!" kataku percaya diri.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai cara bertanya kelanjutan interview
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status