Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Antara Kita

Jejak di Antara Kita

pria itu bertanya tajam, matanya menatap Ezra dengan penuh kewaspadaan. Ezra mengangkat tangannya, menunjukkan bahwa ia tidak bersenjata. "Namaku Ezra. Kami datang mencari sekutu, bukan musuh." Wanita yang tadi berbicara melangkah maju, memandang Ezra dari ujung kepala hingga kaki. "Kami? Siapa yang bersamamu?" Raka keluar dari balik semak, tetap menjaga jarak. "Aku Raka," katanya singkat.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

ancam Juna, layaknya anak kecil. "Ohya? Uuu, takut," ejek Raka, kemudian dia pun melayangkan satu tamparan, tepat ke hidup Juna. Juna pun berteriak kesakitan, dia merasakan tulang hidungnya patah. "Sakit? Hah, sakit?" teriak Raka dengan marah, dia pun menarik rambut Juna, dan mencengkramnya kuat. Juna pun kembali berteriak dan memakinya adik durhaka. Sedangkan Susi terus menangis tersedu-sedu, memohon ampun kepada mereka.
10100.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

tanya Kirana. "Kamu kayaknya mandang pekerjaan Kakak rendah banget, deh?" tanya sang kakak setelah meletakan gelas kopinya yang sudah habis. Dia menatap adiknya dengan sinis. "Bukan gitu, Kak Bagas," sahut Kirana. "Hari gini mah hidup di Jakarta makan gengsi nggak bakalan kenyang, Na!" potong Bagas sebelum adiknya kembali menyuarakan alasannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Janda Laila

Janda Laila

Ujar Jeng Ria ketua ganks kami. “Wooooowww ... seriusan Jeng?” Jeng Ria mengangguk. Tak lama, wanita Korea itu datang. Kami pun menyambutnya dengan hangat. Namanya Meyla Chan. Katanya dia keturunan Korea. Lahir di Indonesia. Orangnya ramah dan perhatian. Terutama padaku. Mungkin karena aku lebih tua dari yang lainnya. Dia sempat menawarkan berlian padaku. “Aduh Mey ... Saya lagi gak bawa uang sebanyak itu. Mungkin lain waktu aja kali ya?” Tolakku secara halus.
9.8149.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai jejaka
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
MR. D

MR. D

Nyala apinya pun berwarna hitam bukan merah ataupun kuning. “Ayo Nak?” ucap Jaka seraya melirik Wahyu yang hanya tersenyum bangga melihat sang Ayah yang kembali pulih seperti semula bahkan jauh lebih kuat. Slap, Dengan sekali bentakan kaki kanan melesatlah jaka ke atas jauh ke langit. Lalu turun kembali begitu cepat menukik ke bawah bagaikan meteor jatuh dari langit yang terkena atmosfer dengan nyala api membara.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Istri jelekku

Istri jelekku

Setelah berhasil mendapatkan rujak, Alex langsung memakannya dengan antusias. Bella seorang model yang baru dekat dengan dirinya menatap heran, tidak percaya dengan apa yang ada dihadapannya. seorang Alexander memakan makanan kelas bawah dan itu rujak yang merupakan kesukaan ibu-ibu yang sedang ngidam. "Cukup Alex, kamu bisa sakit perut." "Bella, kamu belum tahu bagaimana enak nya rujak. coba lah." Alex langsung menyuapi Bella.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

Nara bersyukur semua berjalan dengan baik. "Intan kemana sih? Katanya seminggu lagi bakal ke Jakarta. Ini udah sebulan dia belum ke sini juga. Gak bantuin aku lagi, sebel deh!!" Nara mengoceh, melempar bantal ke sembarang arah seraya mendekatkan ponsel ke kuping berharap panggilannya tersambung. "Ha-" "INTAAANNNNNNNNN, KAMU ITU KEMANA?!!!"
87.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

Siapa lagi kalau bukan Kyrran Diandra Yoseviano. Cowok itu mengenakan jaket kulit hitam yang membalut tubuh tegapnya dengan sempurna. Di balik jaketnya, polo berwarna senada berkerah terbuka memperlihatkan sedikit garis leher Kyrran yang tegas. Di pergelangan tangan Kyrran juga melingkar sebuah jam tangan perak yang berkilau samar.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai jejaka
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Sweety
Kakak pembaca buku ini semuanyaa, aku baru baca semua komentar-komentar kakak dari fitur komentar, terima kasih ya kak atas supportnya. Kritik dan sarannya pun semua aku terima. Makasih ya, kakak readers kesayangan. ^^
Uing
prediksi maxwell ato samuel yg nongol trnyata pak handoko, daisy dan jasper blm nongol jg, psti ada peran penting ga mungki skdr lewt, pak handoko aja bisa nongol, andrea jg blm kthuan kakeknya ykin ada momen ketahuan, tros kyrran ayolah jujur sj soal penyakitnya ke andrea, btw 5 bab sehari dong
Baca Semua Ulasan
Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda

Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda

Yura mencoba memberikan saran karena dia benar-benar tak tahu bagaimana kondisi yang sebenarnya. Mendengar saran yang diberikan oleh Yura membuat Yesi menganggukan kepalanya yakin. "Coba, kamu pesan tiket buat ke Jakarta. Coba tanya apa Yuma juga mau ikut kita ke Jakarta besok? Mama harus pastikan sendiri, apa benar Yogi itu seperti apa yang kamu bilang."
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
JEJAK RINDU YANG TERLARANG

JEJAK RINDU YANG TERLARANG

seru Rafi girang. Mbak Jum muncul dari kamar Rafi, membawa jaket kecil. "Ini jaketnya, Den." "Terima kasih banyak, Mbak Jum. Saya bawa Rafi dulu, ya!" pamit Luna pada pengasuh anaknya itu. Mbak Jum mengangguk dan tersenyum. "Hati-hati di jalan, Mbak."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai jejaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status