Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Lemak bawah kulit dipisahkan perlahan, diikuti oleh pemotongan jaringan otot perut secara tumpul agar tidak merusak serat-seratnya. Sera menahan napasnya, kedua tangannya dengan stabil memegang pengait besi, memastikan posisinya tidak bergeser satu milimeter pun. Lapisan peritoneum akhirnya dibuka, dan seketika itu juga, tampaklah umbai cacing atau usus buntu yang sudah membengkak hebat, berwarna merah keunguan dan meradang parah.
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

kata Ibu. Aku mengangguk. Ibu membaringkanku di kasur. Ia menyuruhku tidur. Namun aku tak bisa. “Bu, aku tak bisa tidur, perutku masih lapar. Tadi hanya makan dengan telur ceplok ketika buka puasa,” rintihku.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
For Husband

For Husband

ujarnya sambil melirik benih-benih bungaku. “Tinggal sedikit lagi mas,” kataku. Masih fokus pada pot dihadapanku. Posisiku kini tengah bersimpuh. Dengan perut besar diantara kedua kakiku yang terlipat. Punggungku sedikit tertarik kedepan, karena perut besarku. Tangan besar Mas Rengga sekarang mengusapnya lembut disertai pijatan pelan. Yang membuat rasa nyeri akibat menahan bobot perut ini, sedikit berkurang.
11.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Setipis Benang Sutera

Setipis Benang Sutera

"Ke bawahan lagi, Mas ..." "Ini?" "Dikit lagi, Mas." "Sudah, Pas?" "Terlalu ke bawah itu, Mas." "Jadi yang sebelah mana?" Tanya Lio mulai frustasi, itulah rutinitasnya tiap malam di sembilan bulan kehamilan istrinya. Lia yang perutnya semakin membuncit kerap kali mengeluh merasa kesakitan di punggungnya. Mungkin akibat ketidak seimbangan beban dengan pasaknya.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Identity ( Indonesia )

Identity ( Indonesia )

"Enggaklah, gitu aja ngegas, santai napa, sensitif banget kaya nggak dapet uang jajan aja." "Aku kan emang nggak pernah jajan, emang kamu gembul kebanyakan formalin." "Enak saja, aku nggak gembul ya." "Terus itu perut kenapa bisa buncit gitu? Bunting atau tumor." Eko memandang perutnya dan membuka kaosnya sedikit. "Eh somplak, perutku nggak segede itu ya, lihat nih."
9.916.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 561 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN  ANAK AYAH!

AKU BUKAN ANAK AYAH!

Ia mengolesi perut dengan gel sebelum corong yang tersambung dengan kabel digerakan dengan pelan di atas perut. Dag Dug Dag Dug! Aku sama sekali tidak tahu kalau perut bisa berbunyi seperti itu. Apa ada masalah? Apa itu sejenis penyakit? “Pak … Nyonya kedua hamil!” Dan telingaku langsung saja berdenging.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Namun, pria itu belum mengubah arah lengkungan di bibir meskipun kepalanya tergeleng. Ia tak menjawab dan Louis semakin kebingungan. Sungainya hampir mengalir lagi, dan itu sungguh terjadi ketika rasa sakit menyerang sisi kanan perutnya sehingga sepasang tirai tersibak dan langit-langit kamar yang cukup kotor telah menggantikan wajah Ian dari pandangan. Saat itu, seorang pria mencengkeram ujung jarum dengan beberapa jemari sementara beberapa bagian dari benang si jarum sudah menyatu dengan kulit di sisi kanan perut Louis yang sedikit menganga sekarang.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

"Perutku masih sakit kalau aku banyak bicara." Fariq langsung menyentuh perut istrinya, tapi Jingga menepisnya. * * * Suara sendok beradu dengan piring di ruang makan rumah Bu Yekti. Yuda, Jelita, dan Bu Yekti makan malam sambil mendengarkan cerita Jelita ketika berada di rumah Aisyah tadi siang. "Bener lho, Yah. Adek dalam perut Bunda suka bergerak-gerak. Tadi Lita memegangnya."
10476.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.8K kali sebagai jimat benang di perut
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
ISTRI PERTAMA SUAMIKU

ISTRI PERTAMA SUAMIKU

Tolong jelaskan, apa yang sebenarnya terjadi? Aku mengusap air mata, meletakkan foto itu kembali di atas meja ketika tiba-tiba saja kurasakan perutku bergejolak. Aku berlari ke wastafel dan memuntahkan isi perutku disana. Hanya cairan. Aku bahkan lupa kapan terakhir kali memasukkan makanan ke dalam perut. "Mbak, Mbak Livia nggak apa-apa?"
1056.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai jimat benang di perut
Baca
+Pustaka
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

Dia berbaring di sofa ruang tengah sambil mengerang dengan suara yang cukup keras untuk menarik perhatian, tapi tidak terlalu berlebihan. "Aduh... sakit... sakit banget..." dia memegang perut sambil menggeliat. Mami Narumi yang sedang menyiram tanaman langsung panik. "Zain! Kenapa, Nak?" "Perut, Mi. Kayaknya usus buntu atau apa gitu... Aduh, nggak kuat..." "Ya ampun! Papi! Papi!" Mami Narumi berteriak memanggil suaminya. "Zain sakit!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai jimat benang di perut
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status